Ilustrasi. Foto: Dok.MI
Ilustrasi. Foto: Dok.MI

Pentingnya Dana Darurat untuk Redam Krisis Finansial

Ekonomi tips keuangan virus corona
Husen Miftahudin • 15 Mei 2020 17:12
Jakarta: Chief Investment Officer dan co-founder FUNDtastic Franky Chandra menyatakan dana darurat dalam pengelolaan keuangan pribadi maupun rumah tangga merupakan aspek penting untuk meredam suatu hal yang tak diinginkan. Salah satunya seperti kondisi pandemi covid-29 yang telah memicu krisis finansial.
 
"Sayangnya, belum semua orang memahami pentingnya dana darurat, bahkan tak memiliki dana darurat. Sehingga, ketika terjadi kondisi krisis seperti pandemi saat ini, tak sedikit orang yang mengalami kesulitan secara finansial," ujar Franky dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, 15 Mei 2020.
 
Dana darurat merupakan sebagian dana yang disisihkan dari pemasukan bulanan. Dana ini hanya digunakan dalam kondisi tertentu dan darurat, misalnya ketika terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) atau musibah lainnya.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Franky, dana ini sebaiknya dialokasikan secara terpisah dari tabungan sehari-hari. Porsinya beragam, tergantung besarnya pemasukan dan pengeluaran.
 
"Namun umumnya minimal 10 persen per bulan dan besarannya minimal enam bulan dari pengeluaran bulanan," jelasnya.
 
Persiapan dana darurat bisa dilakukan melalui beberapa cara, baik menabung secara konvensional seperti tabungan atau emas. Atau dengan menabung sambil berinvestasi seperti reksa dana.
 
Franky menegaskan, mempersiapkan dana darurat sebaiknya dilakukan sedini mungkin sebelum menunggu terjadinya krisis atau musibah. Oleh karena itu, ia menyarankan agar generasi milenial segera memiliki tabungan untuk dana darurat sejak dini untuk mencegah atau mengurangi musibah finansial.
 
Untuk itu, FUNDtastic bekerja sama dengan OCBC NISP membuat program tabungan untuk dana darurat. Tujuannya, membantu nasabah mempersiapkan dana darurat sekaligus memberi tambahan dana sebesar Rp200 ribu untuk berinvestasi.
 
"Caranya pun sangat mudah. Masyarakat cukup membuka layanan tabungan 'Nyala' di OCBC NISP melalui mobile banking One Mobile dan masukkan kode promo ONXFUNDTASTIC, dan melakukan pengendapan dana pada rekening tersebut sebesar Rp1 juta untuk mendapatkan voucher elektronik pembelian reksa dana sebesar Rp200 ribu," jelas dia.
 
Franky menambahkan, saat ini, ada sekitar 50 juta orang yang memiliki pendapatan dengan kategori dapat berinvestasi. Namun, baru ada sekitar 2,3 juta investor di seluruh Indonesia. Satu-satunya cara membuat 47,7 juta orang lainnya untuk berinvestasi adalah membuat investasi yang praktis, kredibel, dan mudah diakses.
 
"Kami percaya setiap orang di Indonesia harus memiliki akses terhadap instrumen investasi yang berkualitas baik dan saran investasi yang tepat," tutup Franky.
 

(DEV)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif