Ilustrasi IHSG. Foto: MI
Ilustrasi IHSG. Foto: MI

IHSG Diproyeksikan Melemah Jelang Rilis Neraca Perdagangan

Annisa ayu artanti • 15 Agustus 2022 08:50
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diprediksi akan melanjutkan pelemahan pada perdagangan akhir pekan lalu yang ditutup negatif 0,43 persen ke level 7.129.
 
Pelemahan, dijelaskan Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper lantaran aksi profit taking yang tengah terjadi lantaran hari perdagangan pekan ini terbatas.
 
"Pasar diperkirakan bergerak terbatas dikarenakan hari perdagangan yang lebih sedikit di pekan ini," kata Dennies dalam riset, Senin, 15 Juli 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia juga menjelaskan, pada awal pekan ini investor akan mencermati beberapa data ekonomi terutama data neraca perdagangan RI untuk periode Juli 2022, yang diperkirakan masih akan surplus meski tidak sebesar surplus di bulan Juni 2022. Pada Juni neraca perdagangan tercatat surplus USD5,09 miliar.
 
"Di awal pekan investor akan mencermati beberapa data ekonomi terutama trade balance," ujarnya.
 
Baca juga: Ekonom Proyeksi Neraca Perdagangan Juli Surplus USD3,85 Miliar

Secara teknikal, Dennies menjelaskan, IHSG membentuk lower high dan lower low disertai stochastic yang membentuk deadcross mengindikasikan potensi pelemahan jangka pendek.
 
Untuk perdagangan hari ini IHSG akan diperdagangkan di level support 7.085-7.105 dan resistance 7.156-7.183.
 
Sementara itu, bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup menguat 1,27 persen, NASDAQ ditutup menguat 2,09 persen, dab S&P 500 menguat 1,73 persen.
 
Wall Street ditutup menguat setelah adanya tanda bahwa inflasi mungkin telah mencapai puncaknya pada bulan Juli yang meningkatkan kepercayaan investor.
 
Penguatan juga mendapat dorongan dari data minggu ini yang menunjukkan kenaikan indeks harga konsumen yang lebih lambat dari perkiraan dan penurunan mengejutkan pada harga produsen bulan lalu.
 
Diparuh kedua tahun ini, rilis kinerja emiten tercatat lebih baik juga dapat mendorong sentiment optimisme untuk pasar saham AS.

 
(ANN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif