Gubernur BI Perry Warjiyo menyebut nilai tukar rupiah semakin perkasa di tengah tekanan virus korona  - - Foto: Medcom/ Husen Miftahudin
Gubernur BI Perry Warjiyo menyebut nilai tukar rupiah semakin perkasa di tengah tekanan virus korona - - Foto: Medcom/ Husen Miftahudin

BI Sebut Rupiah Semakin Perkasa

Ekonomi bank indonesia rupiah menguat
Husen Miftahudin • 07 April 2020 18:27
Jakarta: Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyebut nilai tukar rupiah semakin perkasa di tengah tekanan virus korona (covid-19). Mata uang Garuda hari ini menunjukkan otot-ototnya terhadap dolar Amerika Serikat (USD) berkat kebijakan pemerintah, bank sentral, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Alhamdulillah nilai tukar rupiah hari ini menguat menjadi Rp16.125 per USD sehingga hari ini menguat Rp255 atau 1,56 persen dariclosingkemarin. Alhamdulillah sejak minggu lalu langkah-langkah yang kita lakukan untuk menstabilkan nilai tukar rupiah membuat rupiah bergerak stabil dan cenderung menguat," ujar Perry dalam telekonferensi di Jakarta, Selasa, 7 April 2020.
 
Pada pekan-pekan sebelumnya rupiah mengalami tekanan cukup berat. Terutama dari kepanikan investor global yang membuat rupiah terjerembab hampir Rp17 ribu per USD. Pun pada pekan lalu imbas pengumuman Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Covid-19.
 
Namun dengan langkah-langkah stabilisasi, komitmen kebijakan, hingga komunikasi yang intensif antara Bank Indonesia, Kemenkeu, dan OJK membuat rupiah kembali bertaji. Termasuk dengan upaya Perry dan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati yang tak henti-hentinya memberikan kepercayaan kepada investor untuk meredam dampak covid-19.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami bersama Kemenkeu juga melakukan komunikasi kepada investor global yang baru saja kami telekonferensi bersama Menkeu untuk menjelaskan langkah-langkah ini secara langsung kepada investor di Asia maupun di Eropa sebagai kelanjutan dari komunikasi kita di minggu-minggu sebelumnya," urai Perry.
 
Perry juga berterima kasih kepada para pelaku pasar baik perbankan maupun sejumlah eksportir yang ikut membantu menstabilkan nilai tukar rupiah sehingga bid-offer di pasar berlangsung secara baik. Kondisi ini juga berimbas positif terhadap mekanisme pasar sehingga mata uang Garuda tersebut bergerak stabil dan cenderung menguat.
 
Bank Indonesia, ucapnya, akan terus berkomitmen untuk selalu berda di pasar demi menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Termasuk dengan terus memantau dan meningkatkan intensitas intervensi di pasar spot, domestic non deliverable forward (DNDF), dan pembelian Surat Berharga Negara (SBN) dari pasar sekunder bila diperlukan.

 
"Kami akan terus mengajak para pelaku pasar dari perbakan, eksportir, mari kita stabilkan nilai tukar rupiah ini. Insyaallah dengan langkah-langkah bersama ini nilai tukar rupiah akan terus bergerak stabil dan cenderung menguat ke arah Rp15 ribu di akhir 2020," tegas Perry.
 
Mengutip dataBloomberg, Selasa sore, 7 April 2020, rupiah ditutup menguat ke posisi Rp16.200 per USD dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp16.412 per USD.
 
Rupiah bergerak menguat hingga 212 poin atau setara 1,29 persen. Sedangkan rentang gerak rupiah berada di Rp16.200-Rp16.432 per USD.
 
Sedangkan mengutip dataYahoo Finance, rupiah berada di level Rp16.250 per USD. Sementara menukil data kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (Jisdor), rupiah diperdagangkan di level Rp16.410 per USD.

 

(Des)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif