Covid-19. Foto : Medcom.
Covid-19. Foto : Medcom.

Gerak IHSG Masih Dibayangi Tingginya Kasus Covid-19

Ekonomi IHSG covid-19
Annisa ayu artanti • 22 September 2020 09:29
Jakarta: Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini diprediksi melanjutkan pelemahan yang terjadi pada perdagangan kemarin.
 
Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper mengatakan pergerakan indeks masih dibayangi oleh semakin tingginya kasus covid-19 dari dalam negeri yang kembali mencapai rekor baru. Sehingga ada potensi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akan kembali diperpanjang dan akan memperlambat pemulihan ekonomi. Ia menaksir IHSG akan diperdagangkan di level support 4.932-4.965 dan resistance 5.053-5.108.
 
"IHSG diprediksi melemah. Secara teknikal candlestick membentuk long black body mengindikasikan tren bearish," kata Dennies dalam riset hariannya, Selasa, 22 September 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dennies juga menjelaskan pergerakan bursa global juga cenderung melemah. Bursa Amerika Serikat ditutup melemah. Indeks Dow Jones ditutup melemah 1,84 persen, indeks Nasdaq melemah 0,13 persen, S&P 500 melemah 1,16 persen.
 
"Pelemahan yang cukup drastis ini didukung oleh beberapa hal seperti kepanikan investor atas peningkatan kasus covid kembali yang mengakibatkan Inggris untuk lockdown kembali," ucapnya.
 
Selain itu, stimulus bantuan dana covid-19 di Amerika Serikat semakin terpuruk setelah Presiden Donald Trump ingin segera menominasikan pengganti hakim agung yang telah meninggal.
 
Sementara itu, Dennies juga menyampaikan, bursa saham Asia dibuka melemah mengikut pergerakan saham AS. "Kurangnya katalis seperti data ekonomi mendorong investor untuk memperhatikan pertumbuhan kasus covid-19," jelasnya.
 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif