Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Ilustrasi. Foto: Medcom.id

Ekonomi Syariah Dukung Pemulihan Ekonomi Dampak Covid-19

Ekonomi bank indonesia ekonomi syariah
Husen Miftahudin • 20 Mei 2020 16:13
Jakarta: Bank Indonesia (BI) baru saja meluncurkan Laporan Ekonomi dan Keuangan Syariah 2019. Dalam laporan tersebut, ekonomi syariah menunjukkan kinerja yang berdaya tahan pada 2019 dengan potensi yang besar untuk terus berkembang ke depan, termasuk dapat turut mendukung upaya menghadapi dampak pandemi virus korona (covid-19).
 
Pangsa pasar syariah yang besar dan terus bertumbuh di Indonesia menjadi modal penting dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah nasional sebagai salah satu motor penggerak perekonomian. Selain itu, ekonomi dan keuangan syariah menjadi sumber pertumbuhan baru yang inklusif, berkelanjutan, dan mengedepankan prinsip-prinsip keadilan.
 
"Pengembangan ekonomi syariah tersebut terus ditempuh melalui peningkatan peran usaha syariah dalam halal value chain, serta pengembangan keuangan sosial syariah sebagai alternatif sumber pembiayaan yang memperkuat keuangan syariah secara umum," tulis Laporan Ekonomi dan Keuangan Syariah 2019 yang dikutip dari laman resmi Bank Indonesia, Rabu, 20 Mei 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ekonomi syariah, sejalan dengan perekonomian Indonesia secara umum, berdaya tahan ditopang oleh permintaan domestik di tengah penurunan ekspor akibat melambatnya perekonomian global pada 2019. Dari sektor prioritas dalam halal value chain (HVC), kinerja ekonomi syariah secara umum lebih tinggi dibandingkan PDB nasional dengan pertumbuhan mencapai 5,72 persen.
 
Kinerja ini terutama ditopang oleh sektor makanan halal yang memiliki kontribusi terbesar pada total sektor prioritas HVC. Ke depan, dalam jangka pendek pada 2020 sejalan dengan perekonomian secara umum, dampak pandemi covid-19 akan menyebabkan penurunan kinerja sektor perioritas ekonomi syariah.
 
Dalam jangka menengah, momentum pemulihan perkenomian dari dampak covid-19 akan dimanfaatkan untuk mendorong pengembangan ekonomi syariah. Upaya transformasi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah nasional, tetap akan difokuskan dengan pendekatan ekosistem.
 
Strategi pengembangan terintegrasi bahkan terus diperkuat dengan penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 28 Tahun 2020 tentang Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS).
 
Sejalan dengan rencana pembangunan pemerintah, pengembangan ekonomi dan keuangan syariah akan mencakup pengembangan industri produk halal, pengembangan industri keuangan syariah, pengembangan dana sosial syariah, serta pengembangan dan perluasan kegiatan usaha syariah.
 
Laporan Ekonomi dan Keuangan Syariah Tahun 2019 merupakan edisi perdana dan telah merangkum dengan lengkap perkembangan terkini dan kebijakan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah Bank Indonesia dalam bersinergi bersama pemerintah dan otoritas terkait.
 
"Laporan yang akan diterbitkan secara tahunan ini diharapkan dapat bermanfaat bagi evaluasi dan perumusan kebijakan ekonomi dan keuangan syariah nasional, khususnya dalam mencapai visi Indonesia Maju dan menjadi Pusat Ekonomi dan Keuangan Syariah Terkemuka di Dunia," tutup laporan tersebut.
 

(DEV)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif