Foto: Medcom.id/Desi Angriani.
Foto: Medcom.id/Desi Angriani.

Aksi Profit Taking Mengintai IHSG

Ekonomi IHSG Saham
Annisa ayu artanti • 11 November 2020 09:04
Jakarta: Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini diprediksi akan dibayangi aksi profit taking. Hal ini karena gerak IHSG sudah mengalami penguatan selama beberapa hari.
 
"Hari ini kami perkirakan IHSG rawan terkena aksi profit dan mengikuti pergerakan bursa global," kata tim analis Samuel Sekuritas Indonesia, dalam hasil risetnya, Rabu, 11 November 2020.
 
Adapun pada perdagangan pagi ini indeks Nikkei Jepang terpantau naik 1,12 persen dan indeks Kospi Korea Selatan menguat 0,34 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bursa saham AS pada perdagangan semalam ditutup bervariatif. Indeks Dow terangkat 0,90 persen, S&P500 turun 0,14 persen, dan Nasdaq melemah 1,37 persen.
 
Sentimen utama masih terkait dengan perkembangan vaksin covid-19. Pfizer dan BioNtech SE mengatakan vaksin yang dikembangkan efektif 90 persen membuat saham-saham teknologi kembali terkoreksi dan saham-saham yang mendapat benefit dari pemulihan ekonomi setelah datangnya vaksin menguat.
 
Pergerakan bursa AS juga terjadi di tengah terus meningkatnya penyebaran virus covid-19, serta proses pemilihan Presiden di AS belum kunjung selesai.
 
Sedangkan dari pasar komoditas, harga minyak menguat dengan dukungan kabar dari perkembangan vaksin yang membuat ekspektasi permintaan minyak meningkat di masa yang akan datang.
 
Harga Brent naik 2,95 persen dan WTI menguat 2,73 persen. Harga minyak juga didorong komitmen OPEC+ untuk menjaga produksi minyak tidak meningkat sebelum pandemi berakhir.
 
Di sisi lain perkembangan kasus covid-19 di Indonesia pada kemarin bertambah 3.779 kasus. Sedangkan kasus sembuh harian sebesar 3.475 kasus. Dengan demikian case closed mencapai 87,9 persen.
 
(AHL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif