Wakil Presiden Ma'ruf Amin. foto : Mi/Adam Dwi.
Wakil Presiden Ma'ruf Amin. foto : Mi/Adam Dwi.

Daya Tahan Ekonomi Syariah Kuat saat Pandemi

Ekonomi ekonomi syariah Media Group Indonesia Sharia Summit 2021
Annisa ayu artanti • 22 September 2021 10:26
Jakarta: Wakil Presiden Ma'ruf Amin menilai daya tahan ekonomi syariah cukup kuat menghadapi pandemi covid-19 yang terjadi sejak tahun lalu. Bahkan, keberadaan ekonomi syariah turut membantu perekonomian Indonesia secara keseluruhan hingga semester I-2021.
 
"Ekonomi syariah di Indonesia menunjukkan fundamental yang tetap berdaya tahan. Pada semester I-2021, sektor industri produk halal terus memberikan nilai tambah bagi perekonomian selama masa pandemi," kata Ma'ruf dalam Indonesia Sharia Summit 2021, Rabu, 22 September 2021.
 
Ia menjelaskan pertumbuhan sektor utama yang mendorong ketahanan ekonomi syariah adalah Halal Value Chain (HVC) atau Rantai Nilai Halal seperti pertanian dan makanan. Keduanya tetap tumbuh positif dan berada di atas pertumbuhan PDB nasional disaat sektor lainnya seperti pariwisata mengalami kontraksi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bank Indonesia menyampaikan pertumbuhan sektoral kedua sektor tersebut diperkuat oleh peningkatan konsumsi belanja masyarakat secara daring pada produk-produk halal yang didominasi produk fesyen muslim dan kosmetik halal.
 
"Pertumbuhan sektor HVC pada 2020 mencapai -1,72 persen, lebih baik dibandingkan PDB Indonesia yang tumbuh -2,07 persen," sebutnya.
 
Permintaan pasar atas komoditas pangan selama pandemi juga membaik, terutama aktivitas sektor usaha HVC di sektor pertanian dan makanan halal.
 
"Sebanyak 24 persen dari aktivitas usaha nasional ditopang oleh pasar sektor HVC," imbuhnya.
 
Adapun untuk nilai ekspor bahan makanan halal Indonesia pada 2019 Ma'ruf mencatat, sebesar 15 persen dari nilai ekspor makanan halal global atau sebesar USD30 miliar dari total ekspor global sebesar USD200 miliar.
 
Pada 2020, nilai ekspor bahan makanan halal Indonesia pun terus tumbuh sebesar 17 persen dari nilai ekspor global, atau sebesar USD34 miliar dari total nilai ekspor global sebesar USD200 miliar.

 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif