Ilustrasi. FOTO: Medcom.id
Ilustrasi. FOTO: Medcom.id

Semester I-2021, Kemenkeu: Penerimaan Pajak di Aceh Capai Rp1,6 Triliun

Ekonomi pajak Ditjen Pajak
Antara • 20 Juli 2021 08:28
Banda Aceh: Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI Perwakilan Provinsi Aceh menyatakan penerimaan negara dari pajak semester I-2021 di provinsi itu mencapai sekitar Rp1,6 triliun. Angka realisasi penerimaan pajak tersebut sebesar 33,28 persen dari yang ditargetkan Rp4,87 triliun.
 
"Kontribusi penerimaan pajak dari Aceh itu hanya 0,39 persen secara nasional. Kami terus berupaya penerimaan negara dari pajak tersebut bisa mencapai target pada 2021," kata Kepala Kemenkeu Perwakilan Provinsi Aceh Safuadi, di Banda Aceh, dilansir dari Antara, Selasa, 20 Juli 2021.
 
Safuadi yang juga Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Provinsi Aceh mengatakan penerimaan negara berdasarkan jenis pajaknya, yang terbanyak dari pajak penghasilan. Selama periode Januari hingga Juni 2021, kata Safuadi, penerimaan Pajak Penghasilan (PPh) mencapai Rp902 miliar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kemudian, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) sebesar Rp592 miliar lebih. "Sedangkan penerimaan bumi bangunan atau PBB sektor P3 dan lainnya mencapai Rp87 miliar lebih serta penerimaan pajak lainnya sebesar Rp42,5 miliar," kata Safuadi.
 
Safuadi mengatakan sektor administrasi pemerintahan merupakan penyokong utama penerimaan negara dari pajak, mencapai 23 persen. Sektor perdagangan dan eceran sebesar 16,46 persen.
 
Sedangkan sektor konstruksi sebesar 13,78 persen, jasa Keuangan dan asuransi sebesar 11,74 persen, industri pengolahan 11,45 persen, pertambangan 6,32 persen, serta pertanian, perhutanan, dan perikanan sebesar 5,25 persen.
 
Secara umum, penerimaan negara dari pajak pada semester pertama 2021 di Provinsi Aceh tumbuh positif sebesar 0,4 persen jika dibandingkan periode yang sama 2020. Dan ini menunjukkan adanya pertumbuhan ekonomi masyarakat di tengah pandemi covid-19 yang masih berlangsung," pungkas Safuadi.
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif