Ilustrasi. FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu Artanti
Ilustrasi. FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu Artanti

Window Dressing Diyakini Perkuat IHSG di Jalur Hijau

Ekonomi IHSG
Annisa ayu artanti • 03 Desember 2020 09:27
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diyakini akan terus melanjutkan penguatan didorong oleh sentimen window dressing dan optimisme vaksin covid-19 yang segera didistribusikan. IHSG bakal menguat dan diperdagangkan di level support 5.707-5.760 dan resisten 5.839-5.865.
 
"Secara teknikal pergerakan masih akan menguat dalam tren bullish yang kuat," kata Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper, dalam riset hariannya, Kamis, 3 Desember 2020.
 
Sementara  untuk indeks global, Dennies menjelaskan bursa Amerika Serikat ditutup bervariasi. Indeks Dow Jones ditutup menguat 0,2 persen, Nasdaq melemah 0,05 persen, dan S&P 500 menguat 0,18 persen. Meski bervariasi, lanjutnya, namun terlihat mulai kehilangan momentum setelah rencana stimulus USD908 miliar dari pemerintah yang belum mendapat kepastian.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saat ini proposal pemberian dana stimulus ditolak oleh ketua senat Mitch McConell untuk memberikan dana stimulus yang lebih kecil yaitu sekitar USD500 miliar," jelasnya.
 
Sedangkan dari data ekonomi Amerika Serikat investor berekspektasi jumlah klaim pengangguran di level 780 ribu. Di sisi lain, Dennies menambahkan bursa Asia dibuka melemah, investor menanti data ekonomi dari Tiongkok yaitu data PMI yang mengindikasikan ekspansi ekonomi selama sembilan bulan berturut-turut.
 
Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat (AS) berakhir bervariasi pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB), karena investor mencerna berita mengenai putaran baru paket stimulus AS terkait bantuan covid-19. Sejauh ini, pandemi covid-19 telah menghantam keras perekonomian AS.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average naik sebanyak 59,87 poin atau 0,20 persen menjadi 29.883,79. Sedangkan S&P 500 naik 6,56 poin atau 0,18 persen menjadi 3.669,01. Indeks Komposit Nasdaq turun 5,74 poin atau 0,05 persen menjadi 12.349,37.
 
Sebanyak enam dari 11 sektor utama S&P 500 menguat, dengan sektor energi ditutup menguat 3,15 persen, mengungguli sektor lainnya. Sedangkan sektor material tergelincir sebanyak 1,38 persen, kelompok dengan kinerja terburuk.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif