Ilustrasi - - Foto: dok AFP
Ilustrasi - - Foto: dok AFP

Masih Tersisa Rp2,49 Triliun untuk Penempatan Dana Pemerintah di Perbankan

Ekonomi Perbankan Kredit Kementerian Keuangan UMKM Himbara
Eko Nordiansyah • 25 November 2020 17:51
Jakarta: Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyebut alokasi anggaran untuk penempatan dana di perbankan masih tersisa Rp2,49 triliun. Dana tersebut bisa dititipkan ke bank untuk disalurkan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
 
"Dari Rp66,9 triliun, outstanding Rp64,5 triliun. Masih ada Rp2,49 triliun sisa alokasi pada klaster UMKM," kata Direktur Jenderal Perbendaharaan Negara Kemenkeu Andin Hadiyanto dalam rapat dengan Komisi XI di Jakarta, Rabu, 25 November 2020.
 
Ia menjelaskan penempatan dana di perbankan terdiri dari Bank Himbara sebesar Rp47,5 triliun, tujuh Bank Pembangunan Daerah (BPD) Tahap I Rp11,2 triliun, bank syariah Rp3 triliun, dan empat BPD di Tahap II sebesar Rp2,8 triliun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ini sekarang sudah di gelombang ketiga yang sekarang sedang diproses ada 11 BPD akan kita proses lebih lanjut di minggu-minggu depan," jelas dia.
 
Penempatan dana di Bank Himbara terdiri dari Bank Mandiri Rp15 triliun, BRI Rp15 triliun, BNI Rp7,5 triliun, dan BTN Rp10 triliun.
 
Semetara untuk penempatan dana di BPD terdiri dari Bank BJB Rp2,5 triliun, Bank DKI Rp2 triliun, Bank Jateng Rp2 triliun, Bank Sulutgo Rp1 triliun, Bank Jatim Rp2 triliun, Bank BPD DIY Rp1 triliun, Bank BPD Bali Rp700 miliar, Bank Sulselbar Rp1 triliun, Bank Kalbar Rp500 miliar, Bank Sumut Rp1 triliun, dan Bank Jambi Rp300 miliar.
 
Selanjutnya untuk bank syariah terdiri dari Bank Syariah Mandiri (BSM), BRI Syariah, dan BNI Syariah yang masing-masing sebesar Rp1 triliun.  

 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif