NEWSTICKER
Ilustrasi. FOTO: MI/ATET DWI PRAMADIA
Ilustrasi. FOTO: MI/ATET DWI PRAMADIA

Rupiah Pagi Perkasa di Rp16.205/USD

Ekonomi kurs rupiah
Angga Bratadharma • 26 Maret 2020 08:36
Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Kamis pagi terpantau menguat dibandingkan dengan penutupan perdagangan Selasa sore di posisi Rp16.500 per USD. Mata uang Garuda sukses menekan mata uang Paman Sam di tengah upaya pemerintah menekan penyebaran covid-19 di Tanah Air.
 
Mengutip Bloomberg, Kamis, 26 Maret 2020, nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi dibuka menanjak di Rp16.205 per USD. Pagi ini nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp16.205 hingga Rp16.255 per USD. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp16.006 per USD.
 
Sementara itu, kurs dolar Amerika Serikat jatuh terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB). Kondisi itu terjadi karena rancangan undang-undang stimulus USD2 triliun membantu meningkatkan risiko, dan mengurangi permintaan terhadap mata uang safe haven itu.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saham-saham melonjak untuk hari kedua ketika para senator AS memberikan suara untuk paket legislasi bipartisan guna mengurangi dampak ekonomi yang merusak dari pandemi virus korona, berharap itu akan menjadi undang-undang dengan cepat.
 
Investor juga kemungkinan mengurangi eksposur terhadap dolar menjelang data klaim pengangguran Kamis, yang diperkirakan akan menunjukkan lonjakan orang Amerika yang mengajukan tunjangan karena perusahaan-perusahaan tutup di seluruh negeri dalam upaya mengekang penyebaran virus.
 
"Perkembangan hari ini adalah alasan yang baik untuk mengecilkan taruhan bullish pada dolar. Tetapi sentimen masih positif (untuk dolar) karena ketidakpastian tetap tinggi tentang kerusakan ekonomi dari virus," kata Joe Manimbo, analis pasar senior di Western Union Business Solutions, di Washington.
 
Gubernur New York mengatakan ada tanda-tanda tentatif bahwa pembatasan memperlambat penyebaran virus korona di negara bagiannya, bahkan ketika krisis kesehatan masyarakat semakin dalam di New Orleans yang terpukul keras dan bagian lain dari Amerika Serikat.
 
Klaim pengangguran pada Kamis diperkirakan akan meningkat menjadi sekitar satu juta, dari 281 ribu minggu sebelumnya, menurut perkiraan median dari jajak pendapat Reuters terhadap para ekonom. Indeks dolar turun 0,81 persen menjadi 101,87. Sterling melonjak 1,33 persen menjadi 1,1913 dolar. Euro menguat 0,91 persen terhadap greenback menjadi 1,0885 dolar.
 
Mata uang tunggal juga didorong setelah majelis rendah Jerman pada Rabu waktu setempat (Kamis WIB) menangguhkan rem utang konstitusional negara itu, menyetujui paket stimulus besar-besaran oleh Pemerintah Kanselir Angela Merkel.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif