Foto: AFP.
Foto: AFP.

Digitalisasi UMKM, BTN Bidik 1.000 Debitur

Ekonomi BTN
Ade Hapsari Lestarini • 11 Agustus 2020 21:20
Jakarta: PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk terus mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang menyasar sektor usaha Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di tengah pandemi covid-19.
 
Program tersebut di antaranya digitalisasi UMKM, penyaluran dana PEN, restrukturisasi kredit dan subsidi bunga/margin, serta penjaminan kredit UMKM melalui Jamkrindo dan Askrindo.
 
Direktur Finance, Planning, dan Treasury BTN Nixon L.P. Napitupulu menyampaikan program yang mendukung pemulihan UMKM tersebut disesuaikan dengan strategi perseroan dalam rangka PEN, salah satunya adalah digital lending.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami akan berkolaborasi dengan e-commerce dalam menyalurkan kredit kepada UMKM dengan skema channeling,dengan menggunakan data e-commerce platform yang lebih dinamis, analisis kredit, dan customer experience menjadi lebih baik," kata Nixon dalam keterangan resminya, Selasa, 11 Agustus 2020.
 
Nixon menilai UMKM tetap menjadi sektor yang penting dalam memulihkan perekonomian bangsa sehingga perlu didukung oleh semua pihak, termasuk BUMN. Dia menuturkan ada sejumlah alasan mengapa UMKM memerlukan percepatan digitalisasi UMKM di masa pandemi ini.
 
Pertama, pandemi membuat kebiasaan baru, masyarakat mulai berbelanja, sekolah, bekerja dan lainnya secara daring. Kedua, terjadi peningkatan penjualan dan permintaan produk di e-commerce selama masa pandemi. "Perubahan ini meningkatkan aktivitas ekonomi digital lewat e-commerce dan tercermin dalam transaksi digital payment," jelas Nixon.
 
Selain mendukung digital payment bagi UMKM, perseroan membidik potensi realisasi kredit dengan berkolaborasi dengan e-commerce untuk penyaluran kredit UMKM secara digital. Nantinya lewat e-commerce, bank dapat memajang produk dan services di platform e-commerce agar nasabah dapat mengakses produk perbankan lebih mudah melalui platform digital.
 
"Kami masih menjajaki sejumlah e-commerce, kami harapkan di kuartal IV tahun ini sudah dapat memulai pilot project," ujar Nixon.
 
Selain digital payment, kolaborasi dengan e-commerce untuk pembiayaan UMKM, BTN juga berkomitmen menjalan program PEN untuk menyelamatkan UMKM yang sesuai dengan syarat dan ketentuan yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
 
Adapun UMKM yang menjadi sasaran dana PEN yang disalurkan BTN adalah UMKM yang bergerak di sektor konstruksi denganmultiplier effect besar ke UMKM. Serta pedagang besar dan eceran.
 
"Hingga akhir tahun, kami masih membidik sekitar 1.000 debitur UMKM untuk kami suntik pembiayaan agar bisnisnya tetap melaju sehingga ekonomi Indonesia tetap bergulir," pungkas Nixon.
 
(AHL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif