Blue Bird. Foto : Medcom.
Blue Bird. Foto : Medcom.

Pandemi Buat Blue Bird Merugi Rp157,9 Miliar di Kuartal III-2020

Ekonomi blue bird pandemi covid-19
Annisa ayu artanti • 29 Oktober 2020 12:47
Jakarta: PT Blue Bird Tbk (BIRD) mencatat rugi sebesar Rp157,94 miliar selama sembilan bulan pertama 2020. Capaian tersebut berbanding terbalik dibandingkan dengan perolehan laba bersih sebesar Rp229,75 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
 
Mengutip laporan keuangan perseroan, Kamis, 29 Oktober 2020 perolehan rugi tersebut dipicu oleh penurunan pendapatan yang cukup signifikan yakni 47,5 persen dari Rp2,96 triliun menjadi Rp1,55 triliun.
 
Selain itu, emiten transportasi tersebut juga mencatat beban bunga sebesar Rp77,39 miliar, naik dari sebelumnya Rp56,48 miliar. BIRD juga mencatat kerugian dari penjualan aset tak lancar sebesar Rp5,88 miliar, pada periode yang sama tahun lalu perseroan mampu untung Rp11,29 miliar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Membaik
 
Namun dalam keterangan resmi perseroan, Direktur Utama Blue Bird Noni Purnomo mengatakan perusahaan telah mampu melewati situasi buruk pandemi.
 
Jika dibandingkan kuartal per kuartal, pendapatan BIRD sudah meningkat sebesar 51 persen dibandingkan pada kuartal II-2020, dari Rp265,86 miliar menjadi Rp401,54 miliar.
 
Kenaikan pendapatan perseroan diiringi dengan cost management yang lebih baik terbukti dengan gross profit margin di kuartal III-2020 sebesar 12,1 persen dibandingkan kuartal II-2020 sebesar minus 0,5 persen.
 
EBITDA atau laba bersih setelah pajak perseroan pada kuartal III-2020 juga naik tajam dari sebelumnya Rp7,5 miliar dibandingkan kuartal II-2020 menjadi Rp69,1 miliar di kuartal III-2020.
 
"Dengan kinerja yang berhasil kami capai pada kuartal III-2020 ini, perseroan telah berhasil melewati situasi terburuk dan kami lebih optimis dalam menatap proyeksi di masa yang akan datang," kata Noni.
 
Noni juga menjelaskan performa perseroan di kuartal III-2020 ini merupakan pembuktian bahwa perseroan berada dalam trayektori recovery yang solid, meskipun di September Jakarta sempat kembali memberlakukan PSBB ketat.
 
"Peningkatan pendapatan yang berhasil kami raih pada masa pandemi dan PSBB menunjukkan kepercayaan yang tinggi dari para pelanggan terhadap layanan Bluebird," pungkasnya.

 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif