Ilustrasi presidensi G20 - - Foto: dok Kemenkeu
Ilustrasi presidensi G20 - - Foto: dok Kemenkeu

Ini 6 Agenda BI Sukseskan G20

Ekonomi Bank Indonesia Industri Keuangan KTT G20 G20 Pertemuan G20 Presidensi G20
Husen Miftahudin • 26 Januari 2022 15:41
Jakarta: Bank Indonesia (BI) berkomitmen menyukseskan penyelenggaraan Presidensi G20. Sebagai tuan rumah, ada enam agenda penting yang akan diusung BI untuk memperkuat sektor keuangan.
 
"Mari kita sukseskan G20, tidak hanya di bidang kesuksesan penyelenggaraan meeting-nya saja tetapi juga menggunakan G20 ini untuk kita bangkit, optimis untuk bersama-sama showcasing kemajuan ekonomi Indonesia, serta memperkuat perdagangan dan investasi secara global," ujar Perry dalam Laporan Transparansi dan Akuntabilitas BI 2021, Rabu, 26 Januari 2022.

Berikut enam agenda BI:

  1. Koordinasi di bidang normalisasi kebijakan.
  2. Mengatasi berbagai permasalahan di sektor keuangan mendukung korporasi.
  3. Digitalisasi sistem pembayaran.
  4. Ekonomi keuangan inklusif dan hijau.
  5. Berbagai aspek mengenai perpajakan internasional.
Di sektor keuangan, Bank Indonesia pada 15-19 Februari 2022 akan menyelenggarakan pertemuan pertama tingkat menteri dan gubernur bank sentral. Selain meeting ada juga side meeting yang diselenggarakan pada acara tersebut.
 
"Kami ajak seluruh kawan-kawan kementerian lembaga, perbankan, sektor keuangan, dunia usaha, UMKM, ekonomi keuangan syariah, mari kita selenggarakan side meeting yang tentu saja BI bersama Menkeu sangat bangga untuk berpartisipasi dan mengajak bapak/ibu sekalian," tuturnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebelumnya Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki optimistis penyelenggaraan G20 yang dimulai 1 Desember 2021 hingga 31 November 2022 akan memberikan keuntungan bagi UMKM dengan potensi nilai konsumsi domestik mencapai Rp1,7 triliun.
 
"G20 berpotensi menciptakan 33 ribu lapangan kerja baru dengan nilai konsumsi sebesar Rp1,7 triliun," sebut Teten.
 
Indonesia akan menjadi tuan rumah perhelatan konferensi G20 dengan melangsungkan 150 kegiatan yang mencakup 49 acara inti (main events) dan 111 kegiatan pendukung lainnya (side events).
 
Sebanyak 20.988 delegasi akan datang ke Indonesia bersama staf atau anggota keluarga. Jumlah ini dinilai dapat berlipat menjadi 41.976-83.952 potensi orang hadir ke Indonesia.

 
Untuk mendukung penyelenggaraan G20, Teten telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) pembentukan Panitia Program dan Kegiatan Presidensi G20 Indonesia 2022 di Lingkungan Kementerian Koperasi dan UKM. Pembentukan kepanitiaan tersebut dirancang untuk mengoptimalkan peran koperasi dan UMKM Indonesia pada pelaksanaan Presidensi G20.
 
"Ini (Presidensi G20) akan kita pastikan untuk memberikan manfaat bagi UMKM Indonesia," pungkas Teten.
 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif