Ilustrasi rupiah. Foto : MI.
Ilustrasi rupiah. Foto : MI.

Rupiah Terangkat Keputusan BI soal Suku Bunga

Ekonomi rupiah menguat suku bunga
Husen Miftahudin • 19 Agustus 2020 18:49
Jakarta: Keputusan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) yang mempertahankan suku bunga acuan BI 7 Days Reverse Repo Rate di level 4,0 persen diapresiasi pelaku pasar. Alhasil nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) mengalami kenaikan di tengah tren penurunan selama beberapa pekan terakhir.
 
Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan keputusan bank sentral tersebut diambil sesuai dengan pertimbangan kondisi pemulihan ekonomi global di tengah meluasnya dampak wabah pandemi covid-19.
 
"Salah satunya yang terjadi di Tiongkok, meski pertumbuhan ekonomi di beberapa negara mengalami kontraksi tajam akibat pembatasan mobilisasi pada kuartal II-2020," ujar Ibrahim dalam keterangannya kepada Medcom.id, Rabu, 19 Agustus 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada kuartal II-2020 tercatat surplus setelah defisit di kuartal sebelumnya. Penurunan defisit transaksi berjalan atau current account deficit (CAD) dan surplus transaksi modal dan finansial menjadi pemicunya.
 
BI mencatat NPI pada periode April-Juni 2020 surplus sebesar USD9,2 miliar. Surplus ini merupakan yang tertinggi sejak kuartal kedua 2011 atau sembilan tahun silam.
 
Sedangkan defisit transaksi berjalan tercatat sebesar USD2,9 miliar atau setara 1,2 persen dari produk domestik bruto (PDB), membaik dari kuartal sebelumnya 1,4 persen dari PDB. Defisit di kuartal II-2020 menjadi yang paling kecil sejak kuartal I-2017.
 
"Membaiknya defisit transaksi berjalan menjadi faktor yang begitu krusial dalam mendikte laju rupiah lantaran arus devisa yang mengalir dari pos ini cenderung lebih stabil," ungkapnya.
 
Dalam penutupan perdagangan hari ini nilai tukar rupiah menguat. Mengutip data Bloomberg, nilai tukar rupiah menguat ke posisi Rp14.772 per USD dibandingkan penutupan perdagangan hari sebelumnya di level Rp14.845 per USD.
 
Mata uang Garuda tersebut menguat 72 poin atau setara 0,49 persen. Sedangkan rentang gerak harian rupiah berada di level Rp14.750 per USD sampai Rp14.789 per USD.
 
Sedangkan menukil data Yahoo Finance, rupiah berada di level Rp14.770 per USD. Rupiah menguat signifikan sebanyak 135 poin atau 0,91 persen dari penutupan perdagangan hari sebelumnya di level Rp14.905 per USD.
 
Sementara berdasarkan data kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (Jisdor), rupiah diperdagangkan di level Rp14.786 per USD atau naik sebanyak 121 poin dari nilai tukar rupiah pada perdagangan hari sebelumnya sebesar Rp14.907 per USD.
 
"Dalam perdagangan hari Senin depan ada kemungkinan rupiah masih akan menguat di level Rp14.720 per USD hingga Rp14.820 per USD," tutup Ibrahim.
 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif