Foto: AFP.
Foto: AFP.

Perkembangan Paket Stimulus AS Bisa Topang Kurs Rupiah

Ekonomi rupiah menguat Kurs Rupiah
Antara • 25 September 2020 13:00
Jakarta: Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat berpotensi menguat seiring perkembangan paket stimulus lanjutan oleh Pemerintah Amerika Serikat (AS).
 
Pada pukul 09.45 WIB rupiah masih melemah tujuh poin atau 0,05 persen menjadi Rp14.897 per USD dari sebelumnya Rp14.890 per USD.
 
"Sentimen penguatan dolar AS terlihat berkurang pagi ini setelah pasar mulai kembali masuk ke bursa saham AS yang mendorong kenaikan indeks saham AS semalam," kata Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra, dikutip dari Antara, Jumat, 25 September 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pagi ini indeks saham Asia juga terlihat bergerak menguat mengikuti sentimen tersebut. Menurut Ariston, hal itu bisa membantu penguatan nilai tukar regional termasuk rupiah terhadap dolar AS.
 
Sementara dari AS, berita terbaru menyebutkan Partai Demokrat bersiap mengajukan proposal stimulus sebesar USD2,4 triliun untuk dinegosiasikan dengan rivalnya.
 
"Paket stimulus fiskal kedua AS ini sangat ditunggu pasar dan menjadi berita positif, karena banyak ekonom mengatakan pemulihan ekonomi AS akan terganggu bila tidak ada stimulus lagi karena kondisi pandemi masih berlangsung," ujar Ariston.
 
Ariston memperkirakan hari ini rupiah bergerak di kisaran Rp14.750 per USD hingga Rp14.900 per USD. Pada Kamis, 24 September 2020 kemarin rupiah ditutup melemah 75 poin atau 0,51 persen menjadi Rp14.890 per USD dari sebelumnya Rp14.815 per USD.
 
(AHL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif