Ilustrasi - - Foto: MI/ Panca Syurkani
Ilustrasi - - Foto: MI/ Panca Syurkani

Perusahaan yang Bakal IPO Kian Marak Jelang Akhir Tahun

Ekonomi Emiten BEI ipo
Annisa ayu artanti • 20 November 2020 16:59
Jakarta: Minat perusahaan untuk melakukan penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) hingga akhir tahun makin besar. Setidaknya ada 20 perusahaan yang masuk dalam daftar pipeline IPO.
 
Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) I Gede Nyoman Yetna memaparkan hingga 19 November 2020, BEI telah mencatatkan sebanyak 148 penerbitan efek baru yang terdiri dari 46 saham, 94 obligasi/sukuk, tujuh ETF, dan satu EBA.

 
"Saat ini masih terdapat 20 perusahaan yang berencana akan melakukan pencatatan saham," kata Nyoman, Jumat, 20 November 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia merinci puluhan perusahaan tersebut bergerak di sektor trade, services & investment sebanyak enam perusahaan dan bergerak di sektor property, real estate & building construction sebanyak tiga perusahaan.
 
Kemudian yang bergerak di sektor sektor consumer goods industry, miscellaneous industry, agriculture, infrastructure, utilities & transportation serta finance masing-masing dua perusahaan, dan satu perusahaan bergerak di bidang pertambangan.
 
"Adapun 20 perusahaan di atas masih menjalani proses evaluasi penawaran umum," ucapnya.
 
Selain itu, lanjut Nyoman, terdapat sepuluh penerbit yang akan menerbitkan sebelas emisi obligasi/sukuk yang berada dalam pipeline EBUS di BEI, dimana satu diantaranya merupakan calon perusahaan tercatat obligasi baru serta tiga ETF di pipeline bursa.

 
Adapun hingga 15 September 2020 bursa telah mencatatkan 46 emiten baru.  
 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif