Ilustrasi Gedung Bank Banten - -  Foto: dok Bank Banten
Ilustrasi Gedung Bank Banten - - Foto: dok Bank Banten

Pemda Didesak Memindahkan Rekening Kas Umum Daerah ke Bank Banten

Ekonomi Perbankan Merger Bank BJB dan Bank Banten
Antara • 18 Juli 2020 20:15
Jakarta: Pemerintah Provinsi Banten diminta mempercepat pemindahan rekening kas umum daerah (RKUD) dari PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB) ke Bank Banten. Hal ini dikarenakan status Bank Banten sebagai bank dalam pengawasan khusus (BDPK) akan segera berakhir.
 
"Kenapa penting (pemindahan RKUD) karena RKUD itu roh dari Bank Banten. Bank Banten milik Pemprov Banten dan Pemprov Banten sendiri merupakan pemegang saham pengendali," kata anggota DPRD Banten dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Neng Siti Julaiha dikutip dari Antara, Sabtu, 18 Juli 2020.
 
Menurutnya upaya penyelamatan bank berkode saham BEKS itu menjadi sia-sia jika RKUD belum pindah ke Bank Banten saat status tersebut dicabut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jika RKUD tidak pindah, maka akan ambyar semua. Apa yang kami lakukan di Komisi III DPRD Banten dan Pansus Penyelamatan Bank Banten menjadi sia-sia," ujarnya.
 
Dia menegaskan setelah status BDPK berakhir, Bank Banten harus dipastikan sehat dengan pindahnya RKUD. DPRD Banten dipastikan mendukung upaya dari berbagai pihak, terutama Pemerintah Provinsi Banten, dalam upaya penyehatan Bank Banten.
 
"Jika sudah kondisi lepas, kemudian Bank Banten menjadi bank sehat, maka syarat RKUD di bank sehat sudah terpenuhi. Jika dibiarkan RKUD di BJB, Bank Banten akan terseok-seok," tuturnya.
 
Sebelumnya Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menyatakan Bank Banten sebagai bank dalam pengawasan khusus (BDPK).

 
"Bank Banten perlu modal Rp2,9 triliun, sejak 2018 kami anggarkan Rp110 miliar, tetapi saran dari pertemuan dengan OJK, ini tidak cukup. Harusnya ada kerja sama dengan pihak lain Rp3 triliun maksimal," ujarnya saat rapat dengan DPRD Banten, Sabtu, 11 Juli 2020 lalu.
 
Berdasarkan komposisi kepemilikan saham BEKS per 31 Maret 2020, PT Banten Global Development (Pemprov Banten) menjadi pemegang saham mayoritas sebesar 51 persen dan saham publik sekitar 49 persen.
 
(Des)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif