Foto: Medcom.id/Eko Nordiansyah.
Foto: Medcom.id/Eko Nordiansyah.

Rupiah Bungkam Dolar AS

Ekonomi Kurs Rupiah
Angga Bratadharma • 01 Juli 2020 09:36
Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Rabu pagi terpantau menguat dibandingkan hari sebelumnya di posisi Rp14.265 per USD. Mata uang Garuda sukses membungkam mata uang Paman Sam di tengah meningkatnya kembali kasus covid-19 di seluruh dunia.
 
Mengutip Bloomberg, Rabu, 1 Juli 2020, nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi dibuka menguat ke Rp14.245 per USD. Pagi ini nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp14.245 hingga Rp14.292 per USD. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.046 per USD.
 
Di sisi lain, kurs dolar Amerika Serikat menurun pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB). Pelemahan terjadi karena pelaku pasar terus menimbang dampak dari pandemi covid-19.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,146 persen pada 97,3930. Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,1233 dari USD1,1235 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD1,2390 dari USD1,2286 pada sesi sebelumnya.
 
Dolar Australia naik hingga USD0,6897 dibandingkan dengan USD0,6859. Dolar AS membeli 107,98 yen Jepang, lebih tinggi dari 107,69 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9475 franc Swiss dari 0,9514 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3586 dolar Kanada dari 1,3688 dolar Kanada.
 
Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat berakhir menguat pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB). Reli dalam saham teknologi mendorong pasar, namun pandemi covid-19 masih menahan penguatan tersebut.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 217,88 poin atau 0,85 persen menjadi 25.812,88. Sedangkan S&P 500 naik 47,05 poin atau 1,54 persen menjadi 3.100,29. Index Komposit Nasdaq meningkat 184,61 poin atau 1,87 persen menjadi 10.058,77.
 
Saham raksasa teknologi AS, kelompok FAANG dari Facebook, Apple, Amazon, Netflix dan Google-parent Alphabet, semuanya ditutup lebih tinggi. Sektor teknologi S&P 500 naik 1,92 persen, menjadi kelompok yang berkinerja terbaik.
 
Sementara itu, investor mencerna kesaksian dari Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell. Pembukaan kembali ekonomi AS yang lebih cepat dari perkiraan telah membawa tantangan baru bagi negara ini. Powell telah memperingatkan hal ini dengan adanya peningkatan kasus covid-19 baru-baru ini di seluruh negara.
 

(ABD)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif