Ilustrasi. FOTO: Medcom.id
Ilustrasi. FOTO: Medcom.id

Hore! IHSG Bakal Lanjutkan Penguatan Hari Ini

Ekonomi IHSG
Annisa ayu artanti • 22 Juli 2021 08:43
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan melanjutkan tren kenaikannya pada perdagangan hari ini. Para investor bisa mendapatkan keuntungan di saat indeks bergerak di zona hijau tetapi tetap perlu diwaspadai pembalikan arah mengingat ketidakpastian masih ada di tengah melonjaknya covid-19.
 
"Kami percaya investor sudah memperhitungkan dampak PPKM, dan mereka saat ini mencari sektor prospektif di pasar. Kami memperkirakan IHSG akan melanjutkan tren kenaikannya hari ini, didukung oleh pergerakan positif di bursa global dan arus masuk asing ke pasar saham," sebut Samuel Research Team, dalam riset hariannya, Kamis, 22 Juli 2021.
 
Sementara itu, Wall Street berakhir lebih tinggi pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB). Bursa saham Amerika Serikat (AS) membukukan kenaikan harian kedua berturut-turut karena laporan laba perusahaan yang kuat dan optimisme baru tentang pemulihan ekonomi AS terus memicu aksi beli.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Indeks Dow Jones Industrial Average terangkat 286,01 poin atau 0,83 persen, menjadi 34.798,00. Indeks S&P 500 bertambah 35,63 poin atau 0,82 persen, menjadi 4.358,69 poin. Indeks Komposit Nasdaq melonjak 133,08 poin atau 0,92 persen, menjadi 14.631,95.
 
Ketiga indeks utama saham AS menambah kenaikan sesi sebelumnya, menempatkan ketiganya tidak lebih dari satu persen dari penutupan tertinggi sepanjang masa.
 
Sebanyak delapan dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona hijau, dengan sektor energi melonjak 3,53 persen melampaui sektor-sektor lainnya, menyusul kenaikan harga minyak. Sementara itu, sektor utilitas tergelincir 1,1 persen, merupakan kelompok dengan kinerja terburuk.
 
Saham-saham berkapitalisasi kecil yang sensitif secara ekonomi, semikonduktor dan keuangan berkinerja lebih baik daripada pasar yang lebih luas.
 
"Ini pergerakan maju-mundur yang terjadi antara (laporan) laba besar dan pasar yang pulih serta kekhawatiran apakah ekonomi akan melambat karena varian Delta (COVID-19)," kata Presiden Chase Investment Counsel Peter Tuz, di Charlottesville, Virginia.
 
“Tetapi kami sedang melihat laporan laba kuat dengan panduan yang umumnya positif, dan perasaan bahwa (varian Delta) dapat dikelola," pungkasnya.
 
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif