Bank  Mandiri. Foto : MI.
Bank Mandiri. Foto : MI.

Bank Mandiri Pasang Fitur Intelligent Assistant di WhatsApp

Ekonomi bank mandiri BUMN transformasi digital
Annisa ayu artanti • 08 Oktober 2020 14:04
Jakarta: PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) memasang fitur Mandiri Intelligent Assistant (MITA) pada aplikasi whatsapp untuk memudahkan nasabah memperoleh investasi selain melalui Mandiri Call.
 
Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Hery Gunardi mengatakan pemasangan fitur ini untuk meningkatkan pelayanan kepada nasabah dan sebagai upaya melanjutkan transformasi Bank Mandiri menjadi bank digital.
 
"Kami berusaha terus me-leverage berbagai channel komunikasi yang sedang populer untuk meningkatkan akses nasabah ke produk dan layanan Bank Mandiri. Tentunya hal ini kami lakukan dengan tetap menjaga keamanan channel komunikasi agar nasabah nyaman berinteraksi," kata Hery dalam keterangan tertulis, Kamis, 8 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Hery, fitur MITA akan membantu nasabah menghemat biaya dan waktu. Nasabah tidak perlu membayar pulsa seperti saat menghubungi Mandiri Call ataupun menunggu antrean di kantor cabang, sehingga fitur ini sangat praktis dan ekonomis.
 
Sejak diluncurkan pada Juli 2020, fitur MITA berhasil meningkatkan frekuensi interaksi nasabah seputar informasi produk hingga 83 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
 
"Dengan animo yang baik ini, kami berharap MITA bisa menjadi solusi bagi nasabah untuk bisa lebih cepat mendapatkan informasi produk perbankan dan layanan Bank Mandiri," ucapnya.
 
Hery menambahkan pihaknya akan terus mengembangkan kualitas layanan yang bisa diberikan MITA di platform Whatsapp, seperti pengadaan layanan pengaduan nasabah serta pengalihan otomatis ke customer service untuk beberapa kendala transaksi yang perlu ditangani lebih lanjut.
 
Tak hanya itu, Bank Mandiri juga terus mengembangkan layanan transaksional perbankan yang bisa diakses langsung di akun resmi WhatsApp Bank Mandiri sehingga nantinya pilihan channel transaksi nasabah akan semakin beragam.
 
Hery juga menambahkan bahwa kehadiran MITA dan produk digital Bank Mandiri lainnya seperti mandiri online sangat membantu nasabah di masa pandemi Covid-19 ini karena nasabah tetap dapat bertransaksi dan memperoleh informasi produk perbankan Bank Mandiri tanpa perlu ke luar rumah.
 
“Kami juga ingin mengurangi kekhawatiran nasabah di masa pandemik melalui MITA dan rangkaian produk digital lain seperti mandiri online. Nasabah tidak perlu takut terpapar karena bisa transaksi tanpa perlu keluar rumah,” pungkasnya.
 
Saat ini, transaksi finansial nasabah sudah banyak yang beralih ke channel digital Bank Mandiri seperti mandiri online. Tercatat, hingga Agustus 2020, frekuensi transaksi digital nasabah melalui mandiri online mencapai lebih dari 500 juta transaksi dengan nilai transaksi total lebih dari Rp600 triliun.
 
Realisasi ini tumbuh signifikan dibandingkan frekuensi dan nilai transaksi total di periode yang sama tahun lalu sebesar masing-masing 60 persen dan 40 persen.

 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif