Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Ilustrasi. Foto: Medcom.id

Jangan Mudah Tergiur Investasi Skema Ponzi, Kenali Ciri-cirinya

Ekonomi OJK investasi tips keuangan
Annisa ayu artanti • 14 Februari 2021 12:26
Jakarta: Penipuan berkedok investasi dengan skema Ponzi di era digital saat ini kerap kali terjadi. Banyak investasi skema Ponzi bertebaran melalui aplikasi di smartphone dan website.
 
Penipuan investasi dengan skema ini bermula dari penipuan di Italia oleh Charles Ponzi yang merupakan seorang pria asal Italia. Charles Ponzi adalah pencetus skema Ponzi yang kemudian menjadi terkenal pada 1920. Dia melakukan penipuan dengan kerugian mencapai USD225 juta di masa sekarang.
 
Pada saat ini modus Ponzi sering dilakukan oleh penipu yang mengiming-iming investor bisa memperoleh keuntungan dari sejumlah deposit uang yang disimpan. Investor juga akan diberikan bonus apabila dapat mengajak teman untuk ikut menggunakan aplikasi tersebut (sistem referal).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Melansir akun instagram resmi  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang dikutip Medcom.id, Minggu, 14 Februari 2021, ada beberapa ciri-ciri skema ponzi yang bisa diantisipasi masyarakat, di antaranya:
 
1. Menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat dan tanpa risiko. Namun, proses bisnis investasi yang tidak jelas.
 
2. Produk investasi biasanya milik luar negeri. Staf penjualan mendapatkan komisi dalam merekrut orang, pada saat investor ingin menarik investasi, malah diiming-imingi investasi dengan bunga yang lebih tinggi.
 
3. Mengundang calon investor dengan menggunakan tokoh masyarakat dan tokoh agama sebagai figur. Serta pengembalian macet di tengah-tengah.
 
Oleh karena itu agar tidak tertipu oleh investasi skema ponzi tersebut, OJK menyarankan investor untuk mengecek dahulu penawaran investasi di OJK.
 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif