Ilustrasi investasi bodong - - Foto: Medcom
Ilustrasi investasi bodong - - Foto: Medcom

Satgas Waspada Investasi Tutup 154 Investasi Bodong

Ekonomi OJK investasi bodong Fintech
Husen Miftahudin • 28 Oktober 2020 13:20
Jakarta: Satgas Waspada Investasi (SWI) terus meningkatkan upaya penindakan penawaran investasi dari entitas yang tidak berizin melalui peningkatan patroli siber (cyber patrol). Hal ini dilakukan guna menemukan dan memblokir penawaran investasi bodong sebelum bisa diakses dan memakan korban di masyarakat.
 
"Saat ini SWI telah melakukan patrol siber rutin yang frekuensinya akan terus ditingkatkan sejalan dengan masih banyaknya temuan dan penawaran investasi ilegal melalui berbagai saluran teknologi komunikasi di masyarakat," kata Ketua SWI Tongam Lumban Tobing dalam keterangan tertulis yang diterimaMedcom.id, Jakarta, Rabu, 28 Oktober 2020.
 
Tongam mengungkapkan bahwa selama Oktober 2020 Satgas Waspada Investasi menemukan dan memblokir 154 entitas investasi bodong yang diduga melakukan kegiatan usaha tanpa izin dari otoritas yang berwenang dan berpotensi merugikan masyarakat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adapun 154 entitas yang menawarkan investasi ilegal terdiri dari 114 Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK) tanpa izin, dua koperasi tanpa izin, enam aset kripto tanpa izin, delapan money game tanpa izin, tiga kegiatan yang menduplikasi entitas yang memiliki izin, dan 21 kegiatan lainnya.
 
Selanjutnya Satgas Waspada Investasi mengimbau kepada masyarakat agar sebelum melakukan pinjaman difintech lendingdan berinvestasi di sektor keuangan untuk memastikan pihak yang menawarkan pinjaman dan investasi tersebut memiliki perizinan dari otoritas yang berwenang sesuai dengan kegiatan usaha yang dijalankan.
 
"Informasi mengenai daftar perusahaan fintech lending yang terdaftar dan berizin OJK (Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat dilihat di website OJK. Masyarakat juga bisa menghubungi Kontak OJK 157 danwhatsapp081157157157 untuk mendapatkan informasi lebih lengkap dan jelas atau emailkonsumen@ojk.go.idatauwaspadainvestasi@ojk.go.id," tutup Tongam.
 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif