Ilustrasi. Foto: AFP/Bay Ismoyo.
Ilustrasi. Foto: AFP/Bay Ismoyo.

Koreksi Rupiah Imbas Menunggu Hasil Rapat The Fed

Ekonomi rupiah melemah Kurs Rupiah The Fed
Antara • 26 Juli 2021 11:13
Jakarta: Kurs rupiah, yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal pekan terkoreksi seiring pelaku pasar yang menunggu hasil rapat bank sentral Amerika Serikat, The Fed.
 
Pada pukul 09.44 WIB, rupiah melemah lima poin atau 0,03 persen ke posisi Rp14.498 per USD dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.493 per USD.
 
"Hari ini rupiah mungkin bisa melemah terhadap dolar AS karena pasar menantikan hasil rapat kebijakan moneter The Fed pada Kamis dini hari pekan ini," kata pengamat pasar uang Ariston Tjendra saat dihubungi, dilansir dari Antara, Senin, 26 Juli 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Ariston, pasar mengantisipasi kemungkinan bank sentral mengeluarkan pandangan pengetatan moneter dalam waktu dekat.
 
Selain itu, kenaikan kasus covid-19 yang masih berlangsung di sejumlah negara terutama di kawasan Asia Tenggara juga masih menjadi kekhawatiran pasar.
 
Di Indonesia, pembatasan ketat masih diberlakukan meski sedikit lebih longgar karena kenaikan kasus masih cukup tinggi.
 
Sementara dari dalam negeri, terjadi penambahan 38.679 kasus baru covid-19 pada Minggu, 25 Juli 2021, sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif covid-19 mencapai 3,16 juta kasus. Sedangkan jumlah kasus meninggal akibat terpapar covid-19 bertambah 1.266 kasus sehingga totalnya mencapai 83.279 kasus.
 
Sementara, sebanyak 2,5 juta orang telah dinyatakan sembuh sehingga total kasus aktif covid-19 mencapai 573.908 kasus. Tapi di sisi lain, lanjut Ariston, minat pasar terhadap aset berisiko masih terlihat cukup tinggi dengan kenaikan indeks saham di AS dan Eropa pada perdagangan Jumat kemarin.
 
"Bitcoin juga terlihat menguat tajam pagi ini, sudah kembali ke level USD38 ribu per koin. Sentimen ini mungkin bisa menahan pelemahan nilai tukar rupiah," kata Ariston.
 
Ariston mengatakan rupiah hari ini berpotensi bergerak di kisaran Rp14.450 per USD hingga Rp14.520 per USD.
 
(AHL)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif