Taspen luncurkan logo baru - - Foto: Medcom/ Ilham Wibowo
Taspen luncurkan logo baru - - Foto: Medcom/ Ilham Wibowo

Kementerian BUMN Minta Taspen Guyur Pasar

Ekonomi bumn saham
Suci Sedya Utami • 11 Maret 2020 16:30
Tangerang: Kementerian BUMN meminta PT Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Persero) atau Taspen mengucurkan investasi di pasar saham. Hal ini demi meminimalisasi kebakaran di bursa dalam negeri yang terekam dalam penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
 
“Kita juga lagi galang dana Taspen, dana pensiun agar masuk (pasar saham) dan stabil,” kata Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo di Bandara Soetta, Cengkareng, Banten, Rabu, 11 Maret 2020.
 
Di sisi lain, langkah kementerian dalam menekan laju penurunan IHSG yakni melakukan pembelian kembali (buyback) saham. Ada 12 perusahaan BUMN yang akan melakukan buyback dengan nilai transaksi total mencapai Rp8 triliun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di antaranya di sektor perbankan yakni PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN).
 
Dari sektor konstruksi, ada PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), PT Adhi Karya Tbk (ADHI), PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP), PT Jasa Marga Tbk (JSMR) dan PT Waskita Karya Tbk (WSKT). Lalu dari sektor pertambangan ada PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dan PT Timah Tbk (TINS).
 
Tiko sapaan akrabnya mengatakan buyback akan dilakukan secara bertahap dan sangat tergantung pada kemampuan likuiditas serta fundamental masing-masing perusahaan.
 
“Jadi kemarin mapping yang sahamnya jauh dari fundamentalnya bisa masuk bertahaplah, enggak langsung sekaligus. Jadi tergantung selisih nilai fundamentanya,” ujar Tiko.
 
Sementara itu, Bursa Efek Indonesia (BEI) siap menerapkan ketentuan trading halt atau pembekuan sementara perdagangan di bursa saham Tanah Air. Hal ini dilakukan guna menindaklanjuti kondisi darurat apabila Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan yang tajam.
 
Ketika terjadi penurunan drastis dalam satu hari, BEI akan melakukan beberapa tindakan sebagai berikut:
 
- Trading halt selama 30 menit apabila IHSG mengalami penurunan hingga lebih dari lima persen.
 
- Trading halt selama 30 menit apabila IHSG mengalami penurunan lanjutan hingga lebih dari 10 persen.
 
- Trading suspend apabila IHSG mengalami penurunan lanjutan hingga lebih dari 15 persen dengan ketentuan sampai akhir sesi perdagangan atau lebih dari satu sesi perdagangan setelah mendapat persetujuan atau perintah Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

 

(Des)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif