OJK. Foto : Mi/Ramdani.
OJK. Foto : Mi/Ramdani.

Likuiditas Perbankan Tak Mengkhawatirkan

Ekonomi OJK Perbankan pandemi covid-19
Eko Nordiansyah • 12 November 2020 16:47
Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjamin bahwa ketersediaan likuiditas di industri perbankan tidak terlalu mengkhawatirkan. Pasalnya sejauh ini likuiditas masih mencukupi, terlihat dari pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang ada di perbankan.
 
"Likuiditas enggak terlalu khawatir karena DPK sudah tumbuh double digit, bahkan angka di September 12,88 persen," kata Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Jakarta, Kamis, 12 November 2020.
 
Wimboh menjelaskan pertumbuhan DPK yang tinggi merupakan wujud dari kebijakan yang akomodatif dari kebijakan fiskal dan moneter. Pada akhirnya, hal ini menyebabkan adanya ekspansi di sektor keuangan yang terlihat dari pertumbuhan DPK.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Seluruh BUKU mengalami kenaikan besar di DPK. Hanya BUKU I yang mengalami penurunan, tapi ini bukan karena quality, tapi ada konversi dari BUKU I ke BUKU II. Enggak ada permasalahan critical soal ini," ungkapnya.
 
Meski begitu, pertumbuhan kredit perbankan masih terbatas. Pada September 2020, pertumbuhan kredit tercatat baru 0,12 persen atau sekitar Rp5.531 triliun. Kendati demikian, OJK melihat adanya pertumbuhan positif dibandingkan bulan sebelumnya.
 
"Kredit tumbuh melambat, tapi month to month sudah positif 0,6 persen, yang ditopang kredit bank Himbara. Sumber pertumbuhan masa-masa begini memang bank Himbara dan BPD, bank swasta kontraksi month to month 0,27 persen," pungkas dia.
 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif