Ilustrasi. FOTO: MI/ROMMY PUJIANTO
Ilustrasi. FOTO: MI/ROMMY PUJIANTO

Pekan Ini Emas Antam Konsisten Pamer Kemilau

Ekonomi Harga Emas Antam Berita Menarik Ekonomi Sepekan Berita Terpopuler Hari Ini Berita Terpopuler Ekonomi
Angga Bratadharma • 05 Desember 2020 10:29
Jakarta: Harga emas milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan di sepanjang pekan ini terpantau berfluktuasi dengan kecenderungan menguat. Emas Antam kembali merekah dan mencoba kembali ke level Rp1 juta per gram seiring kembali melonjaknya covid-19 yang membuat investor khawatir terhadap prospek pemulihan ekonomi.
 
Mengutip Logam Mulia Antam, Sabtu, 5 Desember 2020, harga emas Antam di awal pekan atau tepatnya Senin, 30 November, berada di posisi Rp942 ribu per gram. Lalu pada Selasa, 1 Desember, harga emas melemah ke level Rp938 ribu per gram. Kemudian pada Rabu, 2 Desember, harga emas naik ke posisi Rp952 ribu per gram.
 
Sedangkan pada Kamis, 3 Desember, harga emas Antam kembali menguat ke posisi Rp957 ribu per gram. Lalu pada Jumat, 4 Desember, harga emas Antam lagi-lagi menguat ke posisi Rp961 ribu per gram. Emas Antam mendapat momentum untuk terus merekah seiring kembali melonjaknya kasus covid-19, baik di dunia maupun di Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange jatuh pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), karena investor bereaksi terhadap berita positif vaksin covid-19. Kontrak emas teraktif untuk pengiriman Februari turun USD1,1 atau 0,06 persen menjadi USD1.840 per ons.
 
Perak untuk pengiriman Maret naik 11,6 sen atau 0,48 persen menjadi USD24,253 per ons. Sedangkan platinum untuk pengiriman Januari naik sebanyak USD34,2 atau 3,29 persen menjadi USD1.072,8 per ons.
 
Emas tertekan lantaran ada berita bahwa Inggris mengumumkan akan mulai memberikan vaksin covid-19 kepada sebagian masyarakatnya. Emas juga berada di bawah tekanan karena indeks pasar saham di seluruh dunia sebagian besar berakhir lebih tinggi. Namun emas mampu membukukan keuntungan mingguan lebih dari tiga persen.
 
Angka ekonomi yang lebih rendah dari yang diharapkan menawarkan beberapa dukungan untuk emas, mencegahnya dari penurunan lebih lanjut. Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan hanya 245 ribu pekerjaan diciptakan pada November, jauh di bawah ekspektasi pasar dan 610 ribu pekerjaan diciptakan pada Oktober.
 
Di sisi lain, indeks saham utama di bursa Wall Street ditutup lebih tinggi pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB). Penguatan dapat terjadi meski data menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja Amerika Serikat melambat bulan lalu di tengah melonjaknya infeksi covid-19.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif