NEWSTICKER
Ilustrasi - - Foto: Medcom/ Annisa Ayu
Ilustrasi - - Foto: Medcom/ Annisa Ayu

Imbas Korona, BEI Beri Keringanan bagi Perusahaan Tercatat

Ekonomi bei pasar saham
Annisa ayu artanti • 20 Maret 2020 16:45
Jakarta: Bursa Efek Indonesia (BEI) memberikan keringanan pemenuhan kewajiban perusahaan tercatat sebagai upaya meringankan dampak dari penyebaran virus korona (covid-19).
 
Keringan ini menindaklanjuti surat Kepala Departemen Pengawasan Pasar Modal 2B Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor: S-45/PM.22/2020 tanggal 19 Maret 2020 mengenai relaksasi peraturan terkait kewajiban penyampaian laporan oleh perusahaan tercatat dan penerbit
 
"Sebagai upaya meringankan dampak yang timbul akibat kondisi darurat covid-19 di Indonesia, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memberikan beberapa keringanan bagi pemenuhan kewajiban perusahaan tercatat," kata manajemen BEI dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 20 Maret 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Manajemen merinci dua keringanan yang diberikan pihak bursa kepada perusahaan tercatat, berupa perpanjangan batas waktu penyampaian laporan keuangan tahunan. Laporan keuangan interim I-2020 dan laporan tahunan bagi perusahaan tercatat melalui SPE-IDXnet, yaitu selama dua bulan dari batas waktu penyampaian laporan.
 
Keringanan kedua dengan menyesuaikan pengenaan notasi khusus “L” bagi perusahaan tercatat. Keringanan tersebut diberlakukan sejak tanggal 20 Maret 2020 berdasarkan Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia Nomor: Kep-00027/BEI/03-2020 tanggal 20 Maret 2020 perihal Relaksasi Batas Waktu Penyampaian Laporan Keuangan dan Laporan Tahunan.
 
"Hal ini dilakukan untuk memberikan perpanjangan waktu kepada perusahaan tercatat agar dapat menyampaikan informasi yang akurat kepada investor dengan tetap memperhatikan kondisi darurat yang sedang diberlakukan," jelas bursa.
 

(Des)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif