Ilustrasi PT Telkom Indonesia Tbk - - Foto: dok MI
Ilustrasi PT Telkom Indonesia Tbk - - Foto: dok MI

Telkom Bagi Dividen Rp15,26 Triliun

Ekonomi setoran dividen telkom
Annisa ayu artanti • 19 Juni 2020 20:34
Jakarta: Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Telkom Indonesia Tbk atau Telkom menyetujui pembagian dividen sebesar Rp15,26 triliun.
 
Berdasarkan keterangan tertulis perusahaan, Jumat, 19 Juni 2020, rapat menyetujuipayout ratiosebesar 81,78 persen dengan rincian 60 persen atau sebesar Rp11,2 triliun merupakan dividen tunai dan 21,78 persen atau Rp4,06 triliun merupakan dividen spesial.
 
Sementara itu, sisanya sebesar 18,22 persen atau Rp3,4 triliun merupakan laba ditahan. Dividen tunai dan dividen spesial tahun buku 2019 akan dibayarkan secara sekaligus selambat-lambatnya pada tanggal 23 Juli 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adapun yang berhak menerima dividen tunai dan dividen spesial adalah para pemegang saham yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham perseroan per 1 Juli2020 sampai dengan pukul 16.15 WIB.
 
Selain itu RUPST juga menyetujui laba bersih sebesar Rp18,66 triliun yang dibukukanperseroan sepanjang 2019. Laba bersih ini dihasilkan dari pendapatan perseroan di tahun 2019 yang mencapai Rp135,57 triliun, tumbuh positif sebesar 3,7 persen dibanding 2019 dengan EBITDA Rp64,83 triliun.
 
Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah mengatakan digital business Telkomsel dan IndiHome tumbuh signifikan dan menjadi kontributor utama pertumbuhan perseroan. Tingkat pertumbuhan bisnis digital tersebut hampir 30 persen.
 
Menurutnya, pencapaian perseroan sepanjang 2019 menunjukkan bahwa Telkom berada pada jalur yang tepat untuk menjadidigital telecommunication companydan berkomitmen memperkuat kapabilitas bisnis digital.
 
"Untuk memantapkan langkah sebagai digital telco dalam rangka memenuhi kebutuhan pelanggan serta memberikan pengalaman digital yang terbaik bagi pelanggan dan masyarakat Indonesia, di 2020 ini Telkom fokus pada 3 domain bisnis, yaknidigital connectivity, digital platformdandigital services," ungkap Ririek.
 
Ririek menambahkan Telkom akan terus memperkuat posisi sebagaimarket leaderpadadomain digital connectivitydengan menghadirkan layanan berkualitas dengan jangkauan terluas. Telkom juga mengakselerasi digital platform dengan cara mengembangkan layanan data center & cloud pada tahap awal untuk kemudian menyediakan smart platform di atasnya sebagai enabler berbagai layanan dan solusi ICT.
 
Kedepannya, produk-produkdigital serviceakan dikembangkan secara selektif, termasuk melaluiakuisisi maupun kemitraan yang didukung secara sinergis oleh digital platform dan digital connectivity yang telah dibangun sehingga pelanggan mendapatkan pengalaman terbaik.

 
Selain itu, sejak 2019 Perseroan melakukan perubahan kebijakan bisnis dengan berfokus pada lini bisnis yang memiliki profitabilitas lebih tinggi yang bersifat recurring terutama pada layananenterprise solutionssepertienterprise connectivity, data center dan cloud, dan secara selektif mengurangi dan tidak memprioritaskan solusi bisnis yang memiliki tingkat margin relatif rendah dannon-recurring.
 
"Kami optimis dengan langkah ini dapat membuat perseroan dapat tumbuh kian sehat dan profitable," tukas Ririek.

 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif