Foto: AFP/Adek Berry.
Foto: AFP/Adek Berry.

Menguat, Rupiah Ditopang Faktor Ini

Ekonomi rupiah menguat Kurs Rupiah
Antara • 04 Mei 2021 10:44
Jakarta: Kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa pagi menguat seiring turunnya data manufaktur Amerika Serikat.
 
Pada pukul 09.54 WIB, rupiah menguat 16 poin atau 0,11 persen ke posisi Rp14.434 per USD dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.450 per USD.
 
"Dolar AS melemah dan tingkat imbal hasil obligasi AS turun karena dipicu oleh pesimistisnya data ISM Manufacturing PMI AS," tulis Tim Riset Monex Investindo Futures dalam kajiannya, dilansir dari Antara, Selasa, 4 Mei 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun turun ke level 1,6 persen setelah rilis data PMI Manufaktur AS pada April 2021 tercatat di bawah ekspektasi pasar sebesar 60,7 dan lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya 65,7.
 
Sedangkan indeks dolar yang mengukur kekuatan dolar terhadap mata uang lainnya turun ke posisi 90,95.
 
Pelaku pasar juga mencerna pidato Gubernur The Fed Jerome Powell yang cenderung longgar atau dovish. Dia mengatakan bahwa meskipun ekonomi AS berkinerja lebih baik namun belum keluar dari masalah.
 
Selain itu, pelaku pasar mempertimbangkan memburuknya kasus covid-19 global, khususnya di India.
 
Selanjutnya pada hari ini pasar akan mencari katalis dari data ekonomi AS seperti neraca perdagangan dan tingkat pesanan pabrik yang dirilis nanti malam pukul 19.30 WIB dan 21.00 WIB.
 
(AHL)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif