Ilustrasi. Foto: Medcom.id/Annisa Ayu Artanti
Ilustrasi. Foto: Medcom.id/Annisa Ayu Artanti

Kinerja Pasar Saham Indonesia Terbaik Ketiga di Asia

Ekonomi IHSG OJK Pasar Modal Pasar Saham pandemi covid-19
Husen Miftahudin • 20 Januari 2022 15:54
Jakarta: Kinerja pasar saham Indonesia menorehkan raihan positif di sepanjang 2021, meski masih di tengah masa pandemi covid-19. Bahkan, kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menempati peringkat ketiga terbaik di Asia.
 
"Dapat kami sampaikan di pasar modal telah pulih, bahkan lebih bagus daripada level sebelum covid-19. Capaian IHSG membuatnya duduk di peringkat ketiga terbaik Asia," ucap Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) 2022, di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis, 20 Januari 2022.
 
Pada 14 Januari 2022, IHSG mencapai level 6.693,40, naik jika dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2021 yang berada di level 6.581,48. Kedua level IHSG tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan level sebelum pandemi di mana pada 2 Maret 2020 hanya tercatat di posisi 5.361,25.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kapitalisasi pasar saham Indonesia juga meraih kinerja yang moncer di sepanjang 2021 dengan raihan sebesar Rp8.252,41 triliun. Angka ini merupakan yang tertinggi dalam tiga tahun terakhir.
 
"Kapitalisasi pasar kita mencapai angka Rp8.252 triliun pada 30 Desember tahun lalu. Angka ini juga merupakan terbaik kedua di ASEAN setelah Thailand," terang Wimboh.
 
Dari sisi jumlah investor pasar modal pun mencatatkan kinerja gemilang di 2021. Di sepanjang tahun lalu, investor pasar modal Indonesia tercatat sebanyak 7,5 juta orang, naik 93 persen dibandingkan jumlah di 2020 yang hanya 3,9 juta investor.
 
Dari jumlah investor di 2021 tersebut, sebanyak 81,5 persen di antaranya merupakan investor milenial dan Generasi Z. Investor berusia di bawah 30 tahun mendominasi dengan porsi mencapai 60,02 persen.
 
"Ini berkah bagi kita karena memang investor di pasar modal merupakan investasi yang menarik, terutama bagi milenial," ucapnya.
 
Pun demikian dengan penghimpunan dana di pasar modal yang meningkat drastis di 2021, yaitu mencapai Rp363,3 triliun. Jumlah ini mengalami kenaikan sebanyak 206 persen dari 2020.
 
"Pertumbuhan penghimpunan dana di pasar modal ini merupakan yang terbaik di kawasan Asia Pasifik yang pertumbuhan di Asia Pasifik itu rata-rata hanya 171 persen," pungkas Wimboh.
 
(DEV)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif