Ilustrasi kantor Bursa Efek Indonesia - - Foto: MI/ Panca Syurkani
Ilustrasi kantor Bursa Efek Indonesia - - Foto: MI/ Panca Syurkani

Investor Pasar Modal Tembus 7 Juta, Ayo UMKM Melantai di Bursa!

Ekonomi investor Bursa Saham Pasar Modal ipo Kemenparekraf UMKM Indonesia
Insi Nantika Jelita • 26 Januari 2022 19:18
Jakarta: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menyampaikan jumlah investor yang terdaftar memiliki SID (Nomor Tunggal Identitas Pemodal) di Bursa Efek Indonesia (BEI) terus meningkat dari tahun ke tahun.
 
Hal ini harus dapat dimaksimalkan oleh pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif, khususnya sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk melantai di bursa saham Indonesia melalui skema Initial Public Offering (IPO) agar mendapat akses pembiayaan.
 
Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf Fadjar Hutomo mengatakan di 2015 jumlah investor Indonesia yang terdaftar memiliki SID sekitar 500 ribu. Angka tersebut telah meningkat berkali-kali lipat hingga 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jumlah investor tumbuh dari 500 ribu menjadi tujuh juta. Ini peluang bagi bapak ibu (pelaku UMKM) untuk bisa mengembangkan usahanya melalui pasar modal ini (IPO)," kata Fadjar dalam keterangan resmi, Rabu, 26 Januari 2022.
 
Dia menilai pandemi menyebabkan terjadinya disrupsi yang membuat masyarakat menjadi lebih ramah dengan digital. Sehingga, UMKM diminta memanfaatkan peluang tersebut. "Inilah market yang bisa dibidik dari usaha UMKM ke depan. Termasuk untuk hal akses pembiayaan atau akses permodalannya," terang Fadjar.
 
Saat ini di Bursa Efek Indonesia terdapat tiga jenis papan pencatatan yang disediakan untuk mencatatkan saham dari emiten, yakni Papan Utama, Papan Sekunder, dan Papan Akselerasi. Pelaku UMKM, lanjut Fadjar, dapat memanfaatkan Papan Akselerasi untuk mencatatkan saham dari emiten dengan aset skala kecil kurang dari Rp50 miliar atau aset skala menengah antara Rp50 miliar dan kurang dari Rp250 miliar.
 
"Jadi papan akselerasi inilah kesempatan bagi para pengusaha kecil dan menengah termasuk juga startup untuk mendapatkan akses permodalan dari investor di pasar modal," pungkasnya.
 
Dengan begitu, peningkatan kapasitas UMKM khususnya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif diyakini Kemenparekraf memiliki peranan membangkitkan ekonomi nasional dan membuka lapangan kerja.

 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif