Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: Medcom.id/Desi Angriani
Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: Medcom.id/Desi Angriani

Bursa Indonesia Mampu Bertahan dari Guncangan Krisis 2020

Ekonomi BEI pasar modal
Annisa ayu artanti • 24 November 2020 11:22
Jakarta: Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat pasar modal mampu bertahan dan melewati kondisi krisis ekonomi 2020.
 
Direktur Utama BEI Inarno Djajadi mengatakan hal itu terlihat dari aktivitas pasar modal yang mulai pulih.
 
Tercatat per 24 November 2020, bursa telah memfasilitasi 46 perusahaan untuk melakukan pencatatan saham perdana atau Initial Public Offering (IPO), sehingga total perusahaan tercatat mencapai 708.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pada saat ini terdapat 20 calon perusahaan tercatat yang terdapat di pipeline, yang direncanakan tercatat di akhir 2020 atau di kuartal I-2021," kata Inarno dalam CEO Networking 2020, Selasa, 24 November 2020.
 
Aktivitas perusahaan untuk go public tahun ini menjadi yang terbanyak jika dibandingkan bursa di kawasan ASEAN.
 
Selain itu, krisis ekonomi juga dinilai mampu terlewati lantaran tren investor pasar modal meningkat. Sepanjang tahun ini peningkatan jumlah investor mencapai 37 persen menjadi 3,39 juta investor.
 
Lebih lanjut, bursa juga mencatat peningkatan transaksi yang dilakukan investor naik 42 persen dibandingkan dengan tahun lalu sehingga mencapai 78 ribu per hari.
 
"Bahkan terdapat peningkatan pula aktivitas investasi retail sejak awal 2020 yang mengalami kenaikan 126 persen," ujarnya.
 
Menurut Inarno, capaian-capaian tersebut diperoleh karena otoritas mengambil langkah extraordinary di luar kebiasaan yang ada.
 
Adapun beberapa langkah yang diambil antara lain menyediakan fasilitas e-IPO untuk memperluas basis investor, mengefisiensikan proses IPO, serta menyediakan IDX virtual trading.
 
Selain itu, BEI juga meluncurkan IDX30, Sistem Penyelenggaraan Pasar Alternatif (SPPA), dan roadmap pasar modal syariah untuk lima tahun ke depan.
 
"Pandemi telah memaksa untuk kita mengambil langkah extraordinary dan menuntut kita semua untuk melakukan dengan kebiasaan baru," pungkasnya. 
 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif