Ilustrasi. FOTO: MI/SUSANTO
Ilustrasi. FOTO: MI/SUSANTO

Rupiah Pagi Kokoh di Rp14.755/USD

Ekonomi Kurs Rupiah
Angga Bratadharma • 18 September 2020 09:34
Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Jumat pagi terlihat menguat ketimbang hari sebelumnya di posisi Rp14.832 per USD. Mata uang Garuda masih kokoh di zona penguatan di tengah upaya Pemerintah Indonesia yang kian gencar meredam penyebaran covid-19 di Tanah Air.
 
Mengutip Bloomberg, Jumat, 18 September 2020, nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi dibuka menguat ke Rp14.755 per USD. Pagi ini nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp14.755 per USD. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.601 per USD.
 
Sementara itu, kurs dolar Amerika Serikat melemah pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB), karena pelaku pasar mencerna banyak data ekonomi. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,24 persen pada 92,9699.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,1838 dari USD1,1802 pada sesi sebelumnya, dan poundsterling Inggris naik menjadi USD1,2960 dibandingkan dengan USD1,2954 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi USD0,7304 dibandingkan dengan USD0,7298.
 
Sedangkan dolar AS dibeli 104,69 yen Jepang, lebih rendah dibandingkan dengan 105,00 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9089 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9100 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3174 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3168 dolar Kanada.
 
Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat ditutup melemah pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB). Kondisi itu terjadi karena saham perusahaan teknologi besar kesulitan untuk masuk ke area positif yang akhirnya membebani bursa saham Wall Street.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average tergelincir 130,40 poin atau 0,47 persen menjadi 27.901,98. Sedangkan indeks S&P 500 turun 28,48 poin atau 0,84 persen menjadi 3.357,01. Indeks Komposit Nasdaq turun 140,19 poin atau 1,27 persen menjadi 10.910,28.
 
Saham raksasa teknologi AS seperti Facebook, Apple, Amazon, Netflix, dan Google-parent Alphabet semuanya ditutup lebih rendah. Sedangkan di S&P 500, layanan komunikasi dan teknologi masing-masing turun 1,84 persen dan 0,84 persen, di antara yang berkinerja terburuk.
 
Perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS sebagian besar diperdagangkan lebih rendah, dengan enam dari 10 saham teratas menurut bobot dalam indeks 50 Tiongkok yang terdaftar di S&P AS mengakhiri hari dengan catatan suram. Pergerakan tersebut terjadi setelah data menunjukkan klaim pengangguran di Amerika Serikat hanya turun sedikit minggu lalu.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif