NEWSTICKER
Gubernur BI Perry Warjiyo - - Foto: Medcom/ Husen Miftahudin
Gubernur BI Perry Warjiyo - - Foto: Medcom/ Husen Miftahudin

BI Kucurkan Rp168,2 Triliun demi Stabilkan Rupiah

Ekonomi rupiah bank indonesia Virus Korona
Husen Miftahudin • 24 Maret 2020 18:49
Jakarta: Bank Indonesia (BI) menggelontorkan uang sebanyak Rp168,2 triliun untuk menstabilkan nilai tukar rupiah. Langkah tersebut dilakukan sejak awal tahun agar rupiah bergerak sesuai dengan fundamentalnya.
 
Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan uang tersebut dikucurkan untuk membeli SBN di pasar sekunder yang dilepas oleh investor asing. "Ini adalah SBN yang dilepas oleh asing dan kami dari BI melakukan pembelian dalam rangka menstabilkan nilai tukar rupiah. Tidak hanya memasok valas-nya, tapi kami juga membeli SBN dari pasar sekunder," ujar Perry dalam telekonferensi di Jakarta, Selasa, 24 Maret 2020.
 
Perry mengklaim langkah ini berhasil mendorong nilai tukar rupiah bergerak stabil pada hari ini. Hal tersebut imbas permintaan maupun penawaran di pasar valas yang berjalan dengan baik.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Terima kasih kepada para eksportir yang sudah memasok dolarnya ke pasar valas sehingga hari ini nilai tukar bergerak stabil di pasar valas. Kami pastikan bahwa Bank Indonesia terus berada di pasar, memantau secara baik, dan mengintervensi atau menstabilisasi nilai tukar yang diperlukan," tegas dia.
 
Adapaun nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada penutupan perdagangan Selasa, 24 Maret 2020 berada di level Rp16.500 per USD. Rupiah menguat tipis 75 poin atau 0,45 persen dari pembukaan perdagangan di level Rp16.505 per USD.
 
Mengutip Bloomberg, nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp16.474 per USD hingga Rp16.505 per USD. Sementara itu, Yahoo Finance mencatat mata uang Garuda berada di posisi Rp16.475 per USD atau menguat 128 poin atau 0,77 persen dari pembukaan perdagangan di level 16.603 per USD.
 
Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (Jisdor) menunjukkan rupiah menguat di posisi Rp16.486 per USD dari level Rp16.608 per USD di hari sebelumnya.
 

(Des)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif