Ilustrasi. Foto : MI/ADAM DWI.
Ilustrasi. Foto : MI/ADAM DWI.

Laju IHSG Diperkirakan Masih Tertekan

Ekonomi ihsg
Annisa ayu artanti • 17 Maret 2020 09:14
Jakarta: Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diprediksi masih anteng bergerak di zona merah. Melemahnya IHSG sedikit tertahan dari aksi pembelian saham atau buy back meskipun tak terlalu kuat menderek indeks.
 
Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper menjelaskan tren pelemahan indeks diprediksi mulai tertahan karena aksi pembelian saham kembali atau buyback yang dilakukan sejumlah emiten. Ia memprediksi indeks akan bergerak di rentang support 4.531-4.611 dan resistance 4.838-4.895.
 
"IHSG diprediksi melemah. Secara teknikal trend bearish masih cukup kuat," katan Dennies dalam riset hariannnya, Rabu, 17 Maret 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menjelaskan, pergerakan indeks hari ini masih akan dipengaruhi oleh ketidakpastian dari perekonomian akibat dampak dari semakin meluasnya penyebaran virus korona (covid-19).
 
"Pergerakan masih akan dipengaruhi data perekonomian terutama dari Amerika Serikat. Serta, aksi buyback sejumlah emiten diperkirakan akan meminimalisir pelemahan," ucapnya.
 
Seperti diketahui, Bursa Amerika Serikat mengalami pelemahan terburuk sejak 1987 seiring dengan kekhawatiran resesi dan ketidakpastian dari penyebaran virus korona.
 
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam pidatonya mengatakan Amerika Serikat saat ini mungkin menuju resesi. Hal ini juga yang memicu The Fed secara mendadak memangkas suku bunga ke level 0,25 persen.
 
Selain itu, Donald Trump mengatakan corona virus outbreak mungkin saja baru akan berakhir hingga akhir musim panas nanti.
 
Menyikapi pelemahan indeks yang masih akan terjadi, Analis Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya mengatakan, kondisi ini bisa menjadi momentum dan dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target investasi jangka menengah hingga jangka panjang.
 
Ia mentaksir pergerkaan indeks akan berada di level support-resistance 4.498-4.734. "IHSG saat ini terlihat masih berpotensi untuk mengalami tekanan, dimana momentum koreksi wajar masih dapat dimanfaatkan oleh investor," ujarnya.
 
Beberapa saham yang bisa menjadi menu investor hari ini adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).
 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif