IHSG. Foto : MI/Ramdani.
IHSG. Foto : MI/Ramdani.

Aksi Ambil Untung Sebabkan IHSG Melemah 1,3%, Rupiah Justru Menguat

Ekonomi IHSG rupiah
Arif Wicaksono • 15 Oktober 2020 15:53
Jakarta: Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada penutupan perdagangan hari ini. IHSG bergerak dalam rentang 5.105 hingga 5.182. IHSG melemah di tengah membaiknya data surplus neraca dagang pada September 2020.
 
IHSG melemah 70,9 poin atau 1,3 persen ke level 5.105 pada Kamis, 15 Oktober 2020. Volume perdagangan sebesar 12,9 miliar lembar saham dengan nilai Rp9,7 triliun. Frekuensi perdagangan sebesar 877 ribu. Sebanyak 127 saham naik dan 296 saham turun. Aksi beli asing mencapai Rp23,2 miliar.
 
IHSG memiliki potensi untuk melanjutkan penguatan. Sedangkan pasar saham Amerika Serikat (AS) ditutup melemah dengan indeks Dow Jones (DJIA) minus 0,58 persen ke level 28.514, S&P500 turun 0,66 persen, dan Nasdaq melemah sebanyak 0,8 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami memperkirakan IHSG hari ini berpotensi melanjutkan penguatan seiring kuatnya sentimen positif dari domestik," ungkap Samuel Research Team, seperti dikutip dari riset hariannya, Kamis, 15 Oktober 2020.
 
Hasil surplus neraca dagang September belum mampu menggerakan laju IHSG. Neraca perdagangan Indonesia per September 2020 menurut konsensus akan surplus USD2,08 miliar atau lebih rendah dibandingkan dengan periode sebelumnya yang surplus USD2,3 miliar.
 
Sementara itu, menurut Bloomberg mata uang rupiah naik 27,5 poin ke level Rp14.690 per USD. Yahoo Finance melansir mata uang rupiah stagnan pada level Rp14.775 per USD. Bank Indonesia merekam mata uang rupiah berada pada level Rp14.760 per USD.
 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif