Ilustrasi investor wait and see - - Foto: Grafis Medcom
Ilustrasi investor wait and see - - Foto: Grafis Medcom

IHSG Rawan Terkoreksi, Pelaku Pasar Diimbau Hati-hati

Ekonomi IHSG investor pasar modal
Annisa ayu artanti • 20 Oktober 2020 09:32
Jakarta: Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi rawan terkoreksi pada perdagangan hari ini. Hal ini lantaran investor tengahwait and seeterhadap stimulus Amerika Serikat.
 
"Minimnya sentimen positif, IHSG rawan terkoreksi, pelaku pasar agar berhati-hati," kata tim riset Samuel Sekuritas Indonesia, Selasa, 20 Oktober 2020.
 
Ia menjelaskan bursa Amerika Serikat semalam ditutup melemah. Indeks Dow Jones terkoreksi 1,43 persen, S&P 500 melemah 1,63 persen, dan Nasdaq ditutup minus 1,65 persen. Ini terjadi imbas pelaku pasar mencermati stimulus yang belum mencapai kesepakatan sedangkan pemilu semakin dekat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Beberapa berita dan sentimen pasar yang dapat dicermati di antaranya keputusan stimulus fiskal Amerika Serikat akan mencapai batas tenggat waktu terakhir 20 Oktober waktu Amerika Serikat," ucapnya.
 
Selain itu, investor juga akan mencermati tingkat penyebaran kasus covid-19 yang kembali melonjak di benua Eropa sehingga membuat pemangku kebijakan mengambil langkah pembatasan lebih ketat di Inggris, Prancis, dan Italia.
 
Kasus covid-19 di seluruh dunia pun telah menembus angka 40 juta. Sementara itu, kasus baru covid-19 dalam negeri Senin diumumkan melandai menjadi 3.373 kasus dengan kesembuhan lebih tinggi yaitu 3.919 kasus.
 
"Hingga kini Indonesia telah mencatat total kasus covid-19 mencapai 365,2 ribu," sebutnya.

 
Lebih lanjut, tak hanya bursa Tanah Air yang rawan koreksi. Pagi ini indeks Nikkei Jepang sempat dibuka di zona positif namun bergerak turun 0,04 persen. Sama halnya dengan indeks Kospi Korea Selatan yang terkoreksi 0,12 persen.
 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif