Ilustrasi. FOTO: AFP PHOTO/ROMEO GACAD
Ilustrasi. FOTO: AFP PHOTO/ROMEO GACAD

Sesi Siang, Kurs Rupiah Melemah Tipis ke Rp14.257/USD

Ekonomi Kurs Rupiah
Angga Bratadharma • 20 September 2021 13:01
Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan sesi siang terpantau melemah tipis ketimbang pada pembukaan pagi tadi di posisi Rp14.251 per USD. Mata uang Garuda mampu bertahan dari gempuran mata uang Paman Sam seiring investor menantikan hasil pertemuan Federal Reserve.
 
Mengutip Bloomberg, Senin, 20 September 2021, nilai tukar rupiah pada perdagangan sesi siang bertengger di posisi Rp14.257 per USD, melemah 0,25 persen atau setara 35 poin. Hingga siang ini, mata uang Garuda bergerak di kisaran Rp14.251 hingga Rp14274 per USD. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di level Rp14.207 per USD.
 
Sementara itu, kurs dolar Amerika Serikat bergerak naik di perdagangan Asia pada Senin pagi, dengan investor dalam suasana hati-hati menjelang beberapa pertemuan bank sentral, yang dipimpin oleh Federal Reserve. Sementara bencana yang membayangi pengembang terlilit utang, Tiongkok Evergrande, menambah kerapuhan pasar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam perdagangan yang tipis karena liburan di Jepang, Tiongkok, dan Korea Selatan, euro mempertahankan kerugian dari minggu terlemahnya dalam sebulan, tergelincir sedikit menyentuh level terendah empat minggu di 1,1721 dolar.
 
Poundsterling dan dolar Australia dan Selandia Baru juga tertekan menuju palung baru. Dolar Kiwi diperdagangkan pada 0,7024 dolar AS dan poundsterling pada 1,3722 dolar AS, mencapai posisi terendah tiga minggu seperti halnya Aussie yang turun 0,1 persen menjadi 0,7253 dolar AS.
 
"Dolar AS mengalami sedikit bangkit kembali," kata analis Westpac Imre Speizer, yang menarik dukungan, tambahnya, baik dari ekspektasi pengurangan pembelian aset dalam waktu dekat dari Fed dan dari kehati-hatian karena pasar ekuitas mulai goyah.
 
Indeks dolar AS naik sedikit ke level tertinggi sebulan di 93,263. Yen bertahan di 110,01 per dolar. "Semua orang mengincar The Fed, menunggu sinyal tapering," tambahnya.
 
Perdagangan minggu ini disemarakkan pertemuan bank-bank sentral di Jepang, Inggris, Swiss, Swedia, Norwegia, Indonesia, Filipina, Taiwan, Brasil, Afrika Selatan, Turki, dan Hungaria serta pemilihan umum di Kanada dan Jerman -meskipun sebagian besar pedagang fokus pada Fed.
 
The Fed akan menyimpulkan pertemuan dua harinya pada Rabu waktu setempat dan konsensus pasar adalah bahwa ia akan tetap dengan rencana luas untuk mulai melakukan tapering atau pengurangan pembelian set tahun ini. Tetapi akan menunda memberikan rincian atau jadwal waktunya selama setidaknya satu bulan.
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif