Gubernur BI Perry Warjiyo. Foto: dok Bank Indonesia
Gubernur BI Perry Warjiyo. Foto: dok Bank Indonesia

Bos BI Khawatir Lonjakan Covid-19 Ganggu Pemulihan Ekonomi

Ekonomi Bank Indonesia pandemi covid-19 Pemulihan Ekonomi Nasional
Husen Miftahudin • 17 Juni 2021 18:25
Jakarta: Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengaku khawatir terhadap lonjakan kasus infeksi covid-19 yang dapat mengganggu upaya pemulihan ekonomi nasional ke depannya. Padahal saat ini, perekonomian Indonesia tengah dalam pemulihan yang terus berlanjut.
 
"Pemulihan ekonomi domestik ke depan dibayangi oleh peningkatan kasus covid-19 yang muncul pada akhir kuartal kedua ini," ujar Perry dalam Pengumuman Hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bulanan BI secara virtual, Kamis, 17 Juni 2021.
 
Perry mengungkapkan bahwa keberlanjutkan perbaikan perekonomian domestik pada kuartal II-2021 tercermin pada berbagai indikator dini pada Mei 2021 yang terus membaik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Indikator konsumsi rumah tangga meningkat sesuai pola musiman Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) seperti penjualan eceran, terutama makanan, minuman dan tembakau, serta bahan bakar kendaraan bermotor.
 
"Perbaikan ekonomi domestik juga tercermin pada kinerja indikator lainnya, yaitu ekspektasi konsumen, penjualan online, dan PMI Manufaktur yang melanjutkan peningkatan," papar dia.
 
Dari sisi eksternal, lanjut Perry, kinerja ekspor terus meningkat. Khususnya pada komoditas batu bara, besi dan baja, serta kendaraan bermotor sejalan kenaikan permintaan mitra dagang utama.
 
"Secara spasial, peningkatan ekspor terjadi di seluruh wilayah, terutama Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi-Maluku-Papua (Sulampua). Perbaikan ekonomi juga tercermin pada kinerja beberapa sektor utama, seperti Industri Pengolahan, Perdagangan, dan Konstruksi yang terus membaik," tuturnya.
 
Meski merasa khawatir gangguan lonjakan covid-19 dapat merusak tren berlanjutnya pemulihan ekonomi ke depannya, bank sentral ogah mengubah target pertumbuhan. Adapun Bank Indonesia menargetkan pertumbuhan ekonomi RI tahun ini di kisaran 4,1 persen sampai 5,1 persen.
 
"Pertumbuhan ekonomi 2021 tetap sesuai dengan proyeksi Bank Indonesia pada April 2021, yakni pada kisaran 4,1 persen hingga 5,1 persen," tutup Perry.
 
(DEV)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif