Ilustrasi. Foto: AFP.
Ilustrasi. Foto: AFP.

Aset Kripto Mentereng di Tengah Wabah Korona

Ekonomi bitcoin cryptocurrency
Husen Miftahudin • 26 Maret 2020 14:42
Jakarta: Aset kripto menjadi pilihan investasi menarik di tengah merebaknya virus korona atau covid-19. Sebab nilai aset kripto seperti bitcoin terus meningkat belakangan ini, bahkan banyak trader aset kripto di Indodax meraup untung (take profit) lebih dari 10 persen dalam sehari.
 
CEO Indodax Oscar Darmawan mengatakan industri trading platform aset kripto seperti Indodax tidak terlalu terpengaruh oleh korona. Ini terlihat dari meningkatnya harga aset kripto yang terjadi sejak awal 2020.
 
"Trading platform merupakan industri yang tidak terkena dampak oleh korona. Situasi korona ini justru membuat untung trader dan investornya, ini menandakan bahwa bitcoin merupakan aset yang aman dan masih menjadi primadona," kata Oscar dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis, 26 Maret 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurutnya, wabah covid-19 membuat orang-orang terpaksa bekerja dari rumah. Sehingga orang-orang mulai memikirkan investasi baru dengan pengembalian yang cepat. Salah satunya dengan cara trading aset kripto.
 
Seiring meningkatnya pemahaman masyarakat Indonesia tentang aset kripto juga membuat anggota Indodax meningkat. Pada awal tahun ini, jumlah volume trading di startup tersebut sudah mencapai Rp2 triliun per bulan dengan menjual lebih dari 60 aset digital termasuk bitcoin, ethereum, dan lainnya.
 
"Saat ini, member Indodax sudah hampir mencapai dua juta orang, 99 persennya adalah orang Indonesia. Orang-orang memanfaatkan waktu mereka bekerja di rumah untuk trading aset kripto. Banyak dari trader yang berhasil mengambil posisi tepat bisa take profit lebih dari 10 persen dalam sehari," ucap dia.
 
Oscar menjelaskan, saat wabah korona menerpa perekonomian dunia, aset kripto tidak terkena dampak secara langsung. Ini karena harga aset kripto hanya ditentukan oleh permintaan dan penawaran.
 
Faktanya, harga bitcoin menunjukkan tren kenaikan dari awal tahun. Pada awal 2020 harga bitcoin hanya sekitar Rp90 juta, namun pada Selasa, 24 Maret 2020 lalu, harga bitcoin sudah mencapai Rp110 juta.
 
"Memang sempat ada penurunan, tapi itu bersifat sementara. Saat ini, investor dan trader sudah mengambil profit lebih dari 70 persen karena bitcoin kembali menyentuh harga Rp110 juta pada Kamis pagi, 26 Maret 2020," ungkapnya.
 
Di sisi lain, Oscar menjamin pelayanan dan keamanan trader yang berinvestasi di Indodax selama covid-19. Tim Indodax tetap bekerja secara produktif untuk mengamankan jaringan secara ekstra dan selama 24 jam.
 
"Kita di-support oleh tim yang berjumlah 200 orang yang beroperasi di Jakarta, Bali, dan kota lain. Tidak perlu khawatir soal kemanan di Indodax," tegas Oscar.
 
Indodax merupakan startup teknologi finansial di bidang aset kripto dan blockchain seperti bitcoin, ethereum, ripple, dan lebih dari 60 aset kripto lainnya. Indodax menghadirkan aset kripto sebagai sarana investasi aset masa depan.
 
(AHL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif