Ilustrasi. FOTO: Medcom.id/Desi Angriani
Ilustrasi. FOTO: Medcom.id/Desi Angriani

Rupiah Pagi Pamer Kekuatan terhadap Dolar AS

Ekonomi Kurs Rupiah
Angga Bratadharma • 26 November 2020 09:45
Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Kamis pagi terlihat menguat ketimbang hari sebelumnya di posisi Rp14.144 per USD. Mata uang Garuda menghantam mata uang Paman Sam usai mendapat sentimen negatif berupa rilis data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang suram.
 
Mengutip Bloomberg, Kamis, 26 November 2020, nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi dibuka kokoh di posisi Rp14.125 per USD. Pagi ini nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp14.117 hingga Rp14.130 per USD. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp13.925 per USD.
 
Di sisi lain, kurs dolar Amerika Serikat merosot pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB), karena pelaku pasar mencerna data ekonomi yang baru dirilis. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,25 persen pada 91,9985.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,1915 dari USD1,1883 pada sesi sebelumnya, dan poundsterling Inggris naik menjadi USD1,3381 dari USD1,3352 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi USD0,7364 dari USD0,7354.
 
Sedangkan dolar AS dibeli 104,42 yen Jepang, lebih rendah dibandingkan dengan 104,56 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9086 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9119 franc Swiss, dan turun menjadi 1,2999 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3004 dolar Kanada.
 
Departemen Tenaga Kerja melaporkan klaim pengangguran awal AS, cara kasar untuk mengukur PHK, naik menjadi 778 ribu dalam pekan yang berakhir 21 November, menyusul revisi naik 748 ribu pada pekan sebelumnya. Ekonom yang disurvei oleh Dow Jones memperkirakan klaim pengangguran awal di 733 ribu.
 
Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat berakhir bervariasi pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB), karena pasar saham mulai mengambil nafas setelah rekor penguatan di sesi sebelumnya. Berita positif tentang kandidat vaksin covid-19 masih menjadi sentimen bagi bursa Wall Street.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average turun 173,77 poin atau 0,58 persen menjadi 29.872,47. Indeks S&P 500 turun 5,76 poin atau 0,16 persen menjadi 3.629,65. Sementara indeks komposit Nasdaq naik 57,62 poin atau 0,48 persen menjadi 12.094,40.
 
Sebanyak tujuh dari 11 sektor utama S&P 500 turun, dengan sektor energi melemah 2,42 persen, memimpin penurunan. Sedangkan sektor konsumen naik 0,58 persen, menjadi grup dengan kinerja terbaik. Volume perdagangan relatif tipis di sesi terakhir menjelang liburan Thanksgiving. Investor meneliti banyak data ekonomi. 
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif