Pada penutupan perdagangan hari ini nilai tukar rupiah mengalami pelemahan. Foto: Dok.MI
Pada penutupan perdagangan hari ini nilai tukar rupiah mengalami pelemahan. Foto: Dok.MI

Perintah Mini Lockdown Belum Mampu Angkat Rupiah

Ekonomi Kurs Rupiah joko widodo PSBB
Husen Miftahudin • 28 September 2020 19:30
Jakarta: Perintah Presiden Joko Widodo agar mini lockdown diterapkan di tiap wilayah belum mampu mendorong sentimen positif pelaku pasar keuangan. Alhasil nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini mengalami pelemahan, meski tak terlalu dalam.
 
"Presiden Jokowi memberi masukan dan kritikan terhadap semua kepala daerah agar PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) dilakukan berbasis lokal, bukan berbasis provinsi maupun kabupaten/kota guna menahan laju penyebaran pandemi covid-19," kata Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi dalam keterangannya yang diterima Medcom.id, Senin, 28 September 2020.
 
Mini lockdown ialah intervensi berbasis lokal untuk mencegah penyebaran covid-19. Pembatasan berskala mikro diterapkan di tingkat desa, kampung, RT, dan RW agar lebih efektif menekan angka penularan sehingga lebih mudah pengawasannya dibandingkan dengan PSBB tingkat provinsi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di samping itu PSBB berskala mikro dinilai akan meningkatkan daya beli masyarakat. Apalagi Bank Indonesia (BI) memperkirakan September ini akan terjadi inflasi meskipun tipis hanya 0,01 persen secara bulan ke bulan atau month to month (mtm).
 
"Apabila proyeksi BI benar, maka inflasi September 2020 secara tahun berjalan bakal berada di angka 0,95 persen (ytd) dan secara tahunan sebesar 1,48 persen (yoy). Ini pun masih lebih rendah dari sasaran target inflasi BI untuk tahun ini di 3±1 persen," paparnya.
 
Pada penutupan perdagangan hari ini nilai tukar rupiah mengalami pelemahan. Mengutip data Bloomberg, nilai tukar rupiah ditutup melemah ke posisi Rp14.900 per USD dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp14.872 per USD.
 
Mata uang Garuda tersebut melemah 27 poin atau setara 0,18 persen. Rentang gerak harian rupiah berada di level Rp14.875 per USD sampai Rp14.905 per USD.
 
Menukil data Yahoo Finance, rupiah berada di level Rp14.948 per USD. Sementara berdasarkan data kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (Jisdor), rupiah diperdagangkan di level Rp14.959 per USD atau melemah tipis delapan poin dari nilai tukar rupiah pada perdagangan sebelumnya sebesar Rp14.951 per USD.
 
"Dalam perdagangan besok pagi mata uang rupiah kemungkinan dibuka melemah 60 poin, namun dalam penutupan kemungkinan rupiah melemah tipis di level 10-30 poin di level Rp14.890 per USD hingga Rp14.960 per USD," tutup Ibrahim.
 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif