Ilustrasi pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS - - Foto: Antara/ Retno Esnir
Ilustrasi pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS - - Foto: Antara/ Retno Esnir

BI Sebut Pelemahan Rupiah Dipengaruhi Masalah Domestik

Ekonomi Bank Indonesia Kurs Rupiah
Ilham wibowo • 03 Juli 2020 15:55
Jakarta: Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Dody Budi Waluyo menyebut pelemahan rupiah dalam sepekan terakhir dipengaruhi oleh faktor domestik. Mata uang Garuda sangat rentan terhadap ekspektasi dan kepercayaan di pasar keuangan.
 
"Dua-tiga hari ini pada saat global relatif tenang, ternyata rupiah jadi salah satu yang terburuk di regional karena masalah domestiknya," kata Dody dalam pemaparannya di webinar LPPI, Jumat, 3 Juli 2020.
 
Dody menjelaskan masalah domestik yang cukup mempengaruhi rupiah terutama terkait isu second wave . Gelombang kedua pandemi covid-19 ini dikhawatirkan kembali memengaruhi perekonomian nasional. Selain itu, pembahasan isu ekonomi di DPR RI juga ikut memberikan andil cukup besar pada pelemahan nilai tukar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Banyak isu yang muncul misalnya second wave covid-19 di ekonomi kita termasuk isu yang beredar yang ada dari DPR terkait dengan burden sharing ini berakibat rupiah sampai pagi ini tertekan," ungkapnya.
 
Karena itu, bank sentral akan mengambil langkah stabilisasi secara tepat lantaran fundamental rupiah masihundervalued. Sementara itu, indeks volatilitas masih relatif tinggi, yakni di level 34 dibanding sebelum covid-19 yang berada di posisi 19.
 
"Kita lihat aliran portofolio asing melampaui SBN sudah mulai masuk, beberapa hari terakhir tapi bisa berbalik kalau memang kepercayaan mereka menurun," tuturnya.
 
Meski demikian, cadangan devisa RI meningkat atau berada di atas USD130 miliar. BI juga masih memiliki alternatif pilihan untuk melakukan term repo kepada The Fed.
 
"Seandainya diperlukan kita punya bantalan dengan repo line The Fed, semua negara sekarang akan melakukan upaya yang sama dengan Indonesia, mencari repo line dengan negara maju," pungkas Dody.
 
Adapun nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Jumat pagi terpantau melemah dibandingkan sebelumnya di posisi Rp14.283 per USD. Mata uang Garuda terhantam mata uang Paman Sam di tengah membaiknya data pekerjaan di AS, meski kasus covid-19 terus melonjak.
 
MengutipBloomberg, Jumat, 3 Juli 2020, nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi dibuka tertekan ke Rp14.337 per USD. Pagi ini nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp14.337 hingga Rp14.468 per USD. Sedangkan menurutYahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.232 per USD.
 

(Des)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif