Ilustrasi. FOTO: MI/SUSANTO
Ilustrasi. FOTO: MI/SUSANTO

Rupiah Pagi Dibuka Melemah Tipis ke Rp14.490/USD

Ekonomi Kurs Rupiah
Angga Bratadharma • 29 Juli 2021 09:24
Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Kamis pagi terpantau melemah tipis ketimbang hari sebelumnya yang berakhir di posisi Rp14.487 per USD. Meski melemah, namun mata uang Garuda mampu menahan pelemahan lebih dalam seiring mulai terkendalinya kasus covid-19 di Tanah Air.
 
Mengutip Bloomberg, Kamis, 29 Juli 2021, nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi dibuka tertekan ke posisi Rp14.490 per USD. Pagi ini nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp14.490 hingga Rp14.492 per USD. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di level Rp14.311 per USD.
 
Sementara itu, dolar tergelincir pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB). Federal Reserve AS mengatakan pemulihan ekonomi berada di jalurnya meskipun ada peningkatan infeksi covid-19 dalam pernyataan kebijakan yang optimistis tetapi tidak menetapkan batas waktu tapering atau pengurangan pembelian aset Fed.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama saingannya turun 0,149 persen pada 92,324, melemah setelah awalnya melonjak hingga 92,766 setelah pernyataan Fed dirilis.
 
Adapun infeksi covid-19 harian di AS telah meningkat empat kali lipat sejak pertemuan Fed terakhir pada Juni, bank sentral mengindikasikan masih memiliki keyakinan bahwa upaya vaksinasi yang sedang berlangsung akan mengurangi dampak krisis kesehatan masyarakat terhadap ekonomi dan memungkinkan pembukaan kembali yang kuat dilanjutkan.
 
Pembuat kebijakan Fed, dalam sebuah pernyataan dengan suara bulat, juga mengatakan mereka bergerak maju dengan diskusi tentang kapan harus mengurangi pembelian obligasi bulanan bank sentral USD120 miliar sebagai pendahulu untuk akhirnya menaikkan suku bunga.
 
"Pernyataan itu memberikan petunjuk pada percakapan seputar pengurangan pembelian aset skala besar, tetapi tidak berkomitmen untuk rencana masa depan selain terus menilai situasi," kata Ekonom Senior TD Economics James Marple.
 
"Kami memperkirakan diskusi yang lebih menarik pada pertemuan puncak Jackson Hole pada akhir Agustus dan rencana seputar tapering mungkin tercermin dalam pernyataan September ketika perkiraan ekonomi baru juga akan dirilis," tambah Marple.
 
"Memasuki keputusan FOMC hari ini, pasar sedikit condong ke arah dolar yang hawkish dan saya pikir beberapa perubahan kecil, menurut pendapat saya, mendukung kecenderungan hawkish itu," pungkas Pedagang Senior Valas Silicon Valley Bank Minh Trang.
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif