Ilustrasi. FOTO: MI/ROMMY PUJIANTO
Ilustrasi. FOTO: MI/ROMMY PUJIANTO

Happy Weekend, IHSG Sore Berlabuh di Area Hijau

Ekonomi IHSG IHSG Menguat
Angga Bratadharma • 22 Oktober 2021 16:20
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat sore terpantau berakhir di area hijau, seiring hadirnya katalis positif. Sejauh ini, pemulihan ekonomi terus dilakukan meski krisis energi tengah menerpa usai negara-negara di dunia kembali bangkit setelah terhantam pandemi covid-19.
 
IHSG Jumat, 22 Oktober 2021, perdagangan sore ditutup di level 6.643, menguat 0,16 persen atau setara 10 poin ketimbang pembukaan pagi tadi di 6.620. Level tertinggi di 6.655 dan level terendah di 6.585 dengan sebanyak 246 saham menguat, sebanyak 270 saham melemah, dan sebanyak 147 saham tidak diperdagangkan.
 
Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat berakhir bervariasi pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat pagi WIB), karena investor terus mencermati banyak laporan pendapatan dan data ekonomi. Di sisi lain, upaya pemulihan terus dilakukan oleh Pemerintahan Joe Biden.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Indeks Dow Jones Industrial Average turun sebanyak 6,26 poin atau 0,02 persen menjadi 35.603,08. Sedangkan indeks S&P 500 naik 13,59 poin atau 0,30 persen, menjadi 4.549,78. Indeks Komposit Nasdaq naik 94,02 poin atau 0,62 persen menjadi 15.215,70.
 
Sebanyak tujuh dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona hijau, dengan sektor pilihan konsumen naik 1,38 persen, memimpin kenaikan. Sedangkan sektor energi turun sebanyak 1,81 persen, kelompok berkinerja terburuk.
 
Saham Tesla naik lebih dari tiga persen setelah pembuat mobil listrik itu membukukan pendapatan kuartal ketiga yang lebih kuat dari perkiraan setelah bel Rabu waktu setempat. Saham IBM merosot lebih dari sembilan persen setelah perusahaan mengeluarkan hasil kuartal ketiga dengan pendapatan yang hilang dari ekspektasi analis.
 
Hingga Rabu, 84 persen dari laporan perusahaan S&P 500 telah melampaui perkiraan, menurut angka dari The Earnings Scout, sebuah perusahaan riset ekonomi makro yang berspesialisasi dalam tren pendapatan perusahaan.
 
Di sisi ekonomi, Departemen Tenaga Kerja melaporkan klaim pengangguran awal AS, cara kasar untuk mengukur PHK, turun 6.000 menjadi 290 ribu untuk pekan yang berakhir 16 Oktober. Ekonom yang disurvei oleh Dow Jones memperkirakan klaim data pengangguran baru sebesar 300 ribu.
 
"Level minggu sebelumnya direvisi naik 3.000 dari 293 ribu menjadi 296 ribu," menurut laporan tersebut.
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif