Ilustrasi. FOTO: MI/Andri Widiyanto
Ilustrasi. FOTO: MI/Andri Widiyanto

Mau Cari Cuan saat IHSG Diramal Masih Betah Bervariasi? Coba Pantau 3 Saham Ini

Angga Bratadharma • 30 September 2022 09:01
Jakarta: Ajaib Sekuritas memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini bergerak bervariasi dalam kisaran 7.000-7.169. Sedangkan indeks acuan saham Indonesia kemarin atau Kamis, 29 September 2022, berakhir melemah sebanyak 0,58 persen atau minus 40,83 poin ke level 7.036,20.
 
Financial Expert Ajaib Sekuritas M Julian Fadli mengatakan pemerintah menargetkan penerimaan perpajakan pada 2023 sebesar Rp2.463 triliun. Target tersebut naik 28 persen dari target penerimaan perpajakan 2022 yang sebesar Rp1.924,9 triliun.
 
Penerimaan pajak itu terbagi dan ditargetkan senilai Rp1.718 triliun yang terdiri dari penerimaan Pajak Penghasilan (PPh) Migas ditargetkan sebesar Rp61,4 triliun, PPh non Migas Rp873,6 triliun, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) Rp743 triliun, Pajak Bumi dan Bangunan Rp31,3 triliun, dan pajak lainnya Rp8,7 triliun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kemudian penerimaan kepabeanan dan cukai ditargetkan sebesar Rp303,2 triliun," kata Fadli, dalam riset hariannya, Jumat, 30 September 2022.
Baca: Akhirnya Rupiah Berani Menguat, Walau Masih Nongkrong Rp15.200-an/USD

Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) ditargetkan sebesar Rp441,4 triliun. PNBP Kementerian/Lembaga (K/L) Rp76,8 triliun, PNBP penjualan hasil tambang Rp31,2 triliun, PNBP DMO Rp5,3 triliun, penerimaan Badan Layanan Umum (BLU) Rp83 triliun, dan penerimaan hibah Rp409 triliun.
 
Dari mancanegara, tambahnya, Bank of England (BoE) menyatakan akan membeli surat utang Pemerintah Inggris atau Gilts bertenor panjang senilai hingga GBP5 miliar (atau sekitar USD5,4 miliar) sampai 14 Oktober 2022 dengan tujuan mengimbangi aksi jual secara masif atas Gilts.
 
Sementara itu, laju inflasi di Spanyol tercatat melambat menjadi 9,0 persen YoY di September setelah menyentuh 10,8 persen YoY pada Juli yang merupakan level tertingginya selama 38 tahun. Perlambatan laju inflasi Spanyol tersebut masih jauh di atas target inflasi bank sentral Eropa (ECB) yaitu dua persen.
 
Lebih lanjutm Fadli membeberkan sejumlah saham Ajaib Sekuritas, yakni:

PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL)

Buy: Rp1.575
TP: Rp1.625
Stop loss: Rp1.500

 
HEAL membentuk pola cup and handle dan berpotensi untuk melanjutkan penguatan. Pergerakan harga berada di atas MA-5 sampai MA-50. Stochastic oscillator golden cross di area netral dan MACD bar histogram positif. Sedangkan ASII kembali menambahkan kepemilikan sahamnya pada PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL). Hingga 16 September 2022 ASII telah memiliki 7,45 persen atau sebesar 1,1 miliar lembar saham HEAL.

PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI)

Buy: Rp1.060
TP: Rp1.095
Stop loss: Rp1.020
 
MAPI membentuk pola bullish harami candle, dan mencoba untuk rebound. MAPI berpotensi menguat di atas pergerakan MA-20 sampai MA-50 dengan volume net buy yang masih kuat. Pada kuartal II-2022 MAPI berhasil mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp6,6 triliun, meningkat 37 persen YoY. Adapun Secara bottom line laba bersih MAPI melesat 1.110 persen YoY menjadi sebesar Rp518 miliar.

PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA)

Buy: Rp2.410
TP: Rp2.480
Stop loss: R2.340
 
TPIA mencoba untuk rebound dari fase bearish dalam trend jangka pendek dan berpotensi tertahan di atas MA-50 bersamaan dengan volume yang menguat. Stochastic oscillator bergerak naik dari area oversold. TPIA resmi menjalin kerjasama dengan LX Internasional dalam mengmbangkan Hydrotreated Vegetable Oil (HVO), yaitu bahan baku terbarukan berupa BioNaptha.

 
(ABD)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif