Ilustrasi aset kripto. Foto: Medcom.id
Ilustrasi aset kripto. Foto: Medcom.id

Dalam Sehari, Harga Aset Kripto Naik 200%

Ekonomi cryptocurrency
Suci Sedya Utami, Husen Miftahudin • 12 Agustus 2020 18:56
Jakarta: Aset Kripto Lyfe mengalami kenaikan harga 200 persen di market Indodax. Lyfe merupakan aset kripto (uang digital) yang berasal dari dalam negeri yang berkaitan dengan bidang bisnis kesehatan, internet of things (IoT), dan blockchain.
 
CEO Indodax Oscar Darmawan mengatakan kenaikan harga tersebut menambah deretan cryptocurrency yang mencatatkan performa fantastis dalam waktu satu hari. Harga Lyfe di market Indodax tercatat melonjak mencapai Rp644 pada Selasa malam, 11 Agustus 2020. Sehari sebelumnya harga Lyfe hanya sebesar Rp200.
 
"Sebelumnya selain Bitcoin yang dikenal masyarakat umum sekarang ada Aurora dari Tiongkok, Dogecoin atau DOGE dari Amerika Serikat dan lainnya yang mengalami peningkatan harga fantastis dalam kurun waktu satu hari. Lyfe, aset kripto dalam negeri juga mencatatkan performa yang luar biasa hanya dalam satu malam," kata Oscar dalam keterangan resmi, Rabu, 12 Agustus 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Oscar mengatakan kenaikan kripto di Indodax selalu bergantian. Jika melihat trennya, rata-rata semua kripto pernah mengalami kenaikan lebih dari 100 persen dalam beberapa bulan ini. Ia bilang wajar bila Lyfe mengalami peningkatan harga karena salah satu produk mereka adalah layanan kesehatan yang mana permintaan terhadap layanan ini menjadi meningkat di tengah wabah covid-19.
 
Sementara itu, CEO Lyfe Indra Darmawan mengatakan Lyfe merupakan proyek di bidang kesehatan yang memadukan penggunaan beberapa teknologi yaitu IoT, telemedicine, dan blockchain. Masing-masing teknologi tersebut adalah teknologi yang mutakhir.
 
"Untuk mendapatkan technological advantage di industri kesehatan, kami harus menyinkronisasi dan menggunakan semua teknologi tersebut. Sebab, sifat dari industri kesehatan sangat ketat dalam hal regulasi, kompetisi, dan adopsi di lapangan. Pasar Indonesia juga menarik dan memiliki potensi besar," kata Indra.
 
Ia bilang di tengah pandemi, Lyfe juga menjalin kerja sama dengan DokterSehat.com, salah satu portal kesehatan dan telemedicine terbesar yang resmi bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan, BNPB, dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.
 
Indra berharap agar Lyfe dapat terus melayani masyarakat Indonesia dengan mengedepankan teknologi mutakhir IoT, blockchain, dan telemedicine, sehingga masyarakat dapat terus hidup dengan kualitas kesehatan yang baik dan dengan kesejahteraan yang meningkat.
 
"Sejak didirikan, kami telah menjalin kerja sama strategis dan mengembangkan beberapa produk. Visi kami adalah untuk membantu meningkatkan kualitas dan pemerataan akses pelayanan kesehatan di Indonesia," jelas Indra.
 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif