Bank Indonesia. Foto : MI/Usman Iskandar.
Bank Indonesia. Foto : MI/Usman Iskandar.

Penyaluran Kredit Baru Kuartal IV-2021 Diramal Bakal Meningkat

Ekonomi Perbankan Bank Indonesia Kredit Ekonomi Indonesia
Husen Miftahudin • 18 Januari 2022 12:45
Jakarta: Bank Indonesia (BI) memprakirakan penyaluran kredit baru untuk keseluruhan periode kuartal IV-2021 bakal meningkat. Hal tersebut terindikasi dari Saldo Bersih Tertimbang (SBT) perkiraan penyaluran kredit baru kuartal IV-2021 hasil survei periode Desember 2021 sebesar 74,3 persen, meningkat dibandingkan 48,9 persen pada kuartal III-2021.
 
"Berdasarkan kelompok bank, pertumbuhan secara kuartalan terindikasi terjadi pada seluruh kategori bank. Sementara itu, berdasarkan jenis penggunaan, pertumbuhan kredit baru juga terindikasi meningkat pada seluruh jenis kredit," ungkap hasil survei Permintaan dan Penawaran Pembiayaan Perbankan BI dikutip Selasa, 18 Januari 2022.
 
Berdasarkan hasil survei Desember 2021, perubahan kebijakan penyaluran kredit baru untuk kuartal IV-2021 secara umum sedikit lebih ketat dibandingkan kuartal sebelumnya. Hal ini terindikasi dari SBT perubahan kebijakan penyaluran kredit kuartal IV-2021 hasil survei periode Desember yang tercatat positif sebesar 3,7 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Berdasarkan jenis penggunaan, kebijakan penyaluran kredit yang lebih ketat pada kuartal IV-2021 diprakirakan terjadi pada Kredit Investasi (KI) dan Kredit Modal Kerja (KMK). Sementara untuk jenis Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan kredit konsumsi lainnya terpantau lebih longgar," papar BI.
 
Sementara itu, penyaluran kredit baru pada Desember 2021 diindikasi mengalami perlambatan dibandingkan dengan November 2021. Hasil survei kepada perbankan menunjukkan bahwa SBT penyaluran kredit baru pada Desember 2021 sebesar 64,9 persen, lebih rendah dibandingkan SBT 81,7 persen pada bulan sebelumnya.
 
Berdasarkan kelompok bank, perlambatan pertumbuhan kredit baru pada Desember 2021 terindikasi terjadi pada kategori bank umum dan Bank Pembangunan Daerah (BPD). Sedangkan berdasarkan jenis penggunaan, pertumbuhan kredit baru pada Desember 2021 terindikasi melambat pada jenis Kredit Investasi KI dan KMK. Sementara itu, penyaluran baru KPR dan kredit konsumsi lainnya (selain KPR) diprakirakan tumbuh lebih tinggi.
 
Berdasarkan kategori lapangan usaha, penyaluran kredit baru pada Desember 2021 terutama diprioritaskan kepada lapangan usaha Perdagangan Besar dan Eceran, diikuti oleh Industri Pengolahan atau Manufaktur, serta Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan.
 
"Faktor utama yang mempengaruhi perkiraan penyaluran kredit baru pada Desember 2021 yaitu permintaan pembiayaan dari nasabah, serta prospek kondisi moneter dan ekonomi ke depan," tutup hasil survei Bank Indonesia tersebut.
 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif