Ilustrasi. FOTO: Dok MI/PANCA SYURKANI
Ilustrasi. FOTO: Dok MI/PANCA SYURKANI

Awas Boncos! IHSG Berpotensi Kembali Terkoreksi

Ekonomi IHSG Pasar Modal IHSG Melemah
Angga Bratadharma • 25 April 2022 09:04
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak melemah hari ini, seiring belum adanya sentimen positif signifikan yang membuat indeks kokoh di area hijau. Para investor harus berhati-hati tetapi tetap harus jeli melihat saham mana yang terdiskon untuk bisa diakumulasikan.
 
"Pada pasar regional, pagi ini pasar Asia dibuka melemah. Nikkei melemah 1,52 persen dan Kospi turun 1,04 persen. Kami perkirakan IHSG akan bergerak melemah hari ini, seiring pergerakan negatif bursa global dan regional serta harga komoditas yang mayoritas melemah," sebut Samuel Research Team, dalam riset hariannya, Senin, 25 April 2022.
 
Sementara itu, kasus covid-19 di Indonesia ada penambahan 382 kasus baru di Minggu, 24 April, atau turun sebanyak 26,8 persen dibandingkan denan hari sebelumnya. Adapun daily positive rate 0,4 persen, recovery rate 97,1 persen, dan kasus aktif sebanyak 17.631 pada hari yang sama.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bursa saham AS pada Jumat pekan lalu ditutup melemah. Indeks Dow Jones melemah 2,82 persen; S&P500 turun 2,77 persen, dan Nasdaq berkurang 2,55 persen seiring dengan rencana kenaikan suku bunga AS. Perhatian pasar AS di minggu ini akan tertuju pada tingkat pertumbuhan PDB AS di kuartal I-2022.
 
Kemudian rilis laporan keuangan kuartal pertama di tahun ini seperti perusahaan Coca Cola, Microsoft, Alphabet, Boeing, Meta, Twitter, dan Apple. Lalu penjualan rumah baru di Maret; dan initial jobless claims. Sedangkan imbal hasil UST 10 tahun turun 0,38 persen ke level 2,91 persen dan USD Index naik 0,62 persen ke level 101.22.
 
Pasar komoditas bergerak bervariasi dan mayoritas melemah. Batu bara turun 2,3 persen di level USD350 per ton, nikel turun 2,2 persen ke level USD33.154 per ton, minyak WTI turun 1,7 persen ke level USD102 per bbl, emas melemah 0,7 persen ke level USD1.934 per toz, dan CPO naik 1,1 persen ke 6.615 ringgit Malaysia per ton.
 
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif